Dewan: Soal Pansel Sekda, Kenapa Bicara Sekarang?

Ilustrasi pemilihan Sekda. Sumber: Google
KOTA BIMA – Sorotan Drs. Arif Sukirman, MH, Dosen STISIP Mbojo Bima yang meragukan nilai independensi Ketua Panitia Seleksi (Pansel) lantaran keterlibatan H. Maryono Nasiman yang masuk menjadi pengurus Partai Demokrat dinilai terlambat pembahasannya oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Bima, Anwar Arman.

(Baca: Independesi Ketua Pansel Sekda, Diragukan Akademisi Bima)

Lelaki yang pernah menjadi Pimpinan Redaksi (Pimred) Harian Umum Suara Mandiri ini mengaku seharusnya masalah Pansel Sekda diangkat sebelum atau pada saat Pansel Sekda baru terpilih. Diakuinya juga, jika ada pelarangan terlibat dalam salah satu Partai Politik dalam persyaratan perekrutan Pansel sekda lalu.

Semestinya, kata dia, H. Maryono Nasiman tidak boleh masuk menjadi Panitia Seleksi untuk memilih Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima yang baru.

“Mestinya pertanyaan ini sebelum atau pada saat baru terpilih menjadi pansel. Jawabanya sy ya.. tergantung adanya persyaratan utk menjadi pansel. Kalo di syaratkan tdk boleh orang parpol ya nggak bisa.dan sy belum melihat persyaratan itu,” tulis duta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bima itu, dalam messenger facebook miliknya Minggu (4/12/2016) pagi kemarin.

Di samping itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bima, yang dihubungi Wartawan Metromini tidak memberikan tanggapannya.

H. Maryono Nasiman yang didatangi di kediamannya di lingkungan Tolomundu, Kelurahan Pane, Kota Bima tidak berhasil ditemui. Wartawan yang berusaha mendatanginya di kantor Sekretariat Pansel Sekda di kantor BKD Kota Bima, Ketua Pansel pun tak ada di tempat.

“Pak Maryono tidak ada di tempat. Sekarang juga masih jam istirahat. Mungkin beliau masuk nanti agak siangan,” ujar staf BKD yang enggan dituliskan namanya itu, Senin (5/12/2016). (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item