Jalan Datuk Dibanta Mengenaskan Keadaannya

Kondisi Jalan Datuk Dibanta, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Sabtu (28/1/2017). FOTO: Agus Mawardy/METROMINI


KOTA BIMA - Kondisi Jalan Datuk Dibanta di Lingkungan Ranggo, Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima sungguh memprihatinkan. Keberadaan jalan ini, kondisinya berlubang dan wajah aspalnya hampir tak ada. Kondisinya tergenangi air jika musim penghujan melanda.

Menurut warga Kelurahan Jatiwangi, Novi Komalasari (30), seingat dirinya, kondisi jalan di depan Puskesmas Asakota sejak tahun 2016 lalu tidak pernah dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota Bima. Dengan kehadiran bencana banjir bulan lalu, melihat kondisinya yang semakin kian parah, Novi berharap dinas terkait di Pemerintah Kota Bima bisa melakukan perbaikan secepatnya.

“Jalan ini bagai anak tiri saja. Kondisinya sudah rusak parah sejak tahun lalu. Dan setelah bencana kemarin akses jalan raya yang padat dan sering digunakan ASN Pemkab Bima ke kantornya ini , kerap menimbulkan kecelakaan. Sering kali para pengguna kendaraan di jalan Datuk Dibanta ini hampir bertabrakan,” pungkas dia, sembari menikmati jajanan bakso di timur jalan itu, Sabtu (28/1/2017) siang.

Ricky Pratama warga Kota Bima lainnya mengomenari kondisi yang kontras dari cara pembangunan oleh Pemerintah Kota (Pemkot Bima). Lelaki yang akrab dipanggil Roby ini membandingkan, pembangunan Puskesmas Asakota yang tidak berbanding lurus dengan pembangunan jalan di depannya.

“Pemkot Bima kadang soal pembangunan suka tebang pilih. Puskesmasnya perbaiki sedemikian rupa. Dan konon kabarnya akan dinaikkan statusnya menjadi Rumah Sakit Kota Bima. Namun, kondisi jalan yang sangat padat digunakan ini tak pernah diperbaiki dan selalu dipandang sebelah mata oleh pemerintah,” sentil dia.

Sementara itu, belum ada tanggapan dari dinas terkait di Pemerintah Kota Bima untuk dikonfirmasi soal proyek perbaikan Jalan Datuk Dibanta ini. (RED) 

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item