Sebulan Banjir Berlalu, Ponpes di Kota Masih Berbenah

Pintu masuk Pondok Pesantren Al Husainy Bima. FOTO: Yaman Jaya/METROMINI
KOTA BIMA – Tanggal 21 dan 23 Desember 2016, sekitar sebulan yang lalu, banjir bandang melanda lebih dari separuh wilayah di Kota Bima. Tak kenal siapa korbannya. Lembaga pendidikan berbasis agama islam pun disapu rata oleh banjir yang mengngagetkan warga Kota Bima itu.

Di Pondok Pesantren Al Husainy, setelah banjir melanda, proses belajar mengajar lumpuh total. Namun, setelah sebulan banjir berlalu, kondisi dan aktivitas di Pondok Pesantren (Ponpes) di bawah asuhan mantan Qori Internasional Ustadz H. Ramli itu perlahan-lahan berjalan kembali normal.

Baca juga:

“Kalau sekarang, di sini kondisi proses pendidikannya sudah kembali seperti biasa. Kendati berjalan, namun belum maksimal benar. Dan para santri sembari memperbaiki kondisi pondok yang rusak kemarin. Kegiatan Belajar Mengajar mereka di sini berlangsung seperti hari-hari biasanya,” paparnya di halaman pondok, Kompleks BTN Pepabri, Kelurahan Monggonao, Kota Bima, Senin (30/1/2017).

Kondisi yang sama juga Reporter Metromini saksikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ikhwan, Lingkungan Salama, Kelurahan Nae, Kota Bima.

Di pondok ini, meski Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah berjalan. Ada beberapa ruangan pondok yang masih berlumpur dan belum di bersihkan.

“Meskipun masih ada beberapa ruangan yang masih berlumpur, tapi kami masih bisa melaksanakan KBM. Karena kami masih punya beberapa ruangan yang sudah di bersihkan untuk di pakai sebagai tempat KBM di sini,” jelas Direktur Satu Atap Ponpes Al-Ikhwan, H. M. Subhan. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item