Kebohongan Toko SMA Yes Menuai Kecaman Keras Dewan

Anggota DPRD Kota Bima, asal Komisi I, Anwar Arman. FOTO: Yaman Jaya/METROMINI


KOTA BIMA - Pernyataan syarat dusta yang disampaikan manager Toko SMA Yes (M. Syarif) dalam pemberitaan di Metromini soal pengakuannya soal ijin usaha, yang diklaimnya telah diurus seperti SIUP dan TDP, namun yang tertinggal hanya ijin HO.

Baca: Izin Toko SMA Yes Kelar, HO yang Tertinggal

Setelah dicek, dan ternyata menurut pengakuan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSA) Kota Bima, Hajairin berkas izinnya saja belum ada yang masuk. 

Baca: Pembohongan Publik Manajer Toko SMA Yes

Mendengar hal ini, Anggota DPRD Kota Bima, asal Komisi I, Anwar Arman mengecam dan meminta tegas kepada DPMPTSA Kota Bima untuk menindaklanjutinya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Soal pernyataan bohong yang di sampaikan Manager Toko SMA Yes, kami meminta dinas terkait agar segera menindaklanjuti pernyataan bohong tersebut. Dan segera melacak kebenaran ijin usahanya," tandas duta PKS Kota Bima itu, Senin, 13 Februari 2017.

Mantan jurnalis itu mengungkapkan, jika memang sampai saat ini ijin usaha Toko SMA Yes, pihaknya berharap agar dinas terkait dan berkoordinasi dengan aparat melakukan penutupan usaha Toko SMA Yes.

"Kepada DPMPTSA Kota Bima agar jangan main-main dengan persoalan ijin. Jika benar pihak toko berani beroperasi tanpa adanya ijin, itu artinya ilegal dan harus segera di tutup," tegas legislator dua periode itu.

Ia mengaku heran, dengan sikap manajemen Toko SMA Yes. Harusnya, ukuran toko yang bisa dibilang bonafit di Kota Bima itu, jika mau beroperasi harus jelas diurus dulu legalitas usahanya. Karena itu sesuai dengan aturan yang berlaku di daerah dan negara ini.

"Bagaimana bisa pengusaha toko sebesar itu, berani beroperasi tanpa adanya ijin. Itu kan jelas merupakan sebuah pelanggaran dan harus segera ditindak tegas," ujar Anwar.

Diakuinya, masalah ijin Toko SMA Yes ini adalah yang kedua. Sebelumnya, sudah dua kali di berikan teguran secara lisan maupun tertulis, tapi tidak di hiraukan juga.

"Yang dilakukan oleh pihak Toko SMA Yes ini sama saja tidak menghargai pemerintah, maka dari itu harus di beri tindakan tegas, supaya ada efek jera bagi para pengusaha lainnya," ungkap dia dengan nadanya yang tegas.
.
"Sudah di berikan teguran tapi tidak di hiraukan juga. Itu sama saja mereka tidak takut pada aturan dan perundang-undangan yang berlaku," tambahnya lagi

Terkait dengan persoalan ini, kata dia, kita serahkan sepenuhnya kepada dinas terkait, biar mereka yang mengurusnya.

"Kita lihat saja nanti apakah mereka berani mengambil Tindakan tegas atau tidak," pungkas dia.

Ia menambahkan, jika pihak DPMPTSA Kota Bima tidak berani mengambil sikap, maka kita akan pertanyakan ada apa sebenarnya di balik persoalan ini. (RED)

Baca juga:

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item