Bidan di Taropo-Dompu, Bantah Dituduh Pungli

Bidan SE di Desa Taropo-Kabupaten Dompu membantah jika dirinya dituding melakukan pungli. METROMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN DOMPU - Safrani mengungkapkan seorang oknum Bidang Desa yang diduga melakukan pungutan liar (Pungli). Pungli oknum Bidan yang berinisial SE, A.Md, Keb yang juga berstatus sebagai Aparatus Sipil Negara saat melakukan persalinan atau proses melahirkan terhadap setiap warga yang ditanganinya.

Kata dia, kegiatan praktek persalinan di Desa Taropo, Kecamatan Kilo dengan adanya dugaan pungli ini sudah lama berjalan. Menurutnya, untuk besaran punglinya bervariasi nilainya.

"Nilai dugaan pungli Bidan SE saat menangani pasien atau ibu yang siap melahirkan di Desa Taropo bervariasi nilainya. Sementara status oknum bidan ini sekarang adalah Pegawai Negeri sipil (PNS) atau ASN," ucap Safrani, belum lama ini.

Baca: Di Taropo-Dompu, Oknum Bidan Diduga Pungli Dicacar Warga

Sementara itu, saat ditemui Metromini, Kamis, 7 Desember 2017 lalu, Bidan Sri Endang yang di dampingi pula oleh rekannya Bidan Irmayani, Amd.Keb mengklarifikasi dan membatah tuduhan yang dilayangkan warga pada dirinya.

"Angka tarif persalin bukan Rp800.000, Rp500.000 dan Rp300.000 seperti yang dibilang warga. Tapi ini merupakam paket persalinan normal sebesar Rp600.000 untuk per pasien. Kalau Angka Rp800.000, biasanya ditambah untuk beli obat di apotik," jelas Sri Endang.

Skema tarif yang ada di Polindes Desa Taropo, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu. METROMINI/Dok
Sri pun merinci jumlah pelayanan dan tarif yang ada di Polindes Desa Taropo, Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
  1. Paket persalinan pervaginam Normal Tarif Rp600.000.
  2. Rawat INAP tingkat pertama tarif 100 ribu/hari,
  3. Penanganan pendarahan paksa keguguran,
  4. Persalinan parginam dengan bidang emergensi dasar di pukesmas FONED Tarif Rp750 ribu.
  5. Pelayanan tindakan  persalinan di pukesmas FONED (Mis flacental manual) tarif: Rp175.000
  6. Pelayana pra komplikasi pada rujukan kebidanan dan neonatan tarif Rp125.000 
  7. Penanganan komplikasi KB paska persalinan (mosal ekspulsi) tarif: Rp125.000.
  8. Pelayanan KB MOP/vasektomi tarif Rp350.000
"Untuk masyarakat yang memiliki kartu, Kami di Polindes tidak pernah melakukan penarikan apapun. Dan pemilik kartu tidak dibebankan untuk membayar apapun, Cuman dibebankan untuk pembayaran obat di Apotik saja," jelasnya.

Kata dia, terkait masalah pasien yang melakukan persalinan beberapa hari yang lalu di Polindes karena pasien tidak memiliki kartu apapun.

"Pasien yang bernama Baiq Herliha pada saat itu tidak memiliki kartu apa-apa, Pada saat itu pasien membeli sendiri obat di apotik. Dan memang obat yang dibutuhkan pasien pada saat itu tidak ada di Polindes dan memang kondisi Polindes di Taropo masih sangat terbatas keadaan obat dan fasilitas yang ada," tuturnya.

Ia mengatakan, untuk mengurangi angka kematian bayi, pasien tidak bisa melahirkan di rumah lagi, 

"Pasien diwajibkan melahirkan di Pukesmas/Polindes dan didampingi oleh 4 orang bidan sesuai dengan aturan yang berlaku." tuturnya. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item