"MANuFER” Kekuatan Ikhtiar dan Arus Utama Politik

Gambar Pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Bima, H. A. Rahman dan Hj. Ferra Amalia. FACEBOOK/Relawan Manufer
Oleh: Dino Marahu

OPINI - Kata Manufer dalam Kamus Ilmiah adalah salah satu istilah gerakan yang tangkas dan cepat dalam mengambil sikap dengan mengedepankan efektif dan efisien. 

Kata Manufer sendiri membarikan sikap semangat sekaligus penuh inspiratif dalam menggandrungi perjuangan dalam hal ini, kita turunkan dalam perjuangan politik. Kata Manufer adalah diambil dari perpadua duo SEJOLI, dua nama yaitu H. MAN dan UMI FERRA sehingga di padankan menjadi MANUFER atau MAN_u_FER sebagai salah satu akronim dalam proses sebutan dan sapaan politik (Harapan).

Sebuah tagline MANuFER merupakan gambaran singkat dari Duo Sejoli tersebut, begitu serasi penuh sensasi.

Sisi lain dari istilah OkeMAN & OkeWomen adalah gambaran singkat kedua Figur tersebut yang merepresentasikan dua kekuatan yang luar biasa, sebut saja perpaduan Dua wilayah kekuatan Timur dan Barat sekalipun terhalang oleh Dua Gunung Kembar (Gunung Dua) yang berada di tengah-tengahnya, hal tersebut akan memberikan pesona dan warna tersendiri dalam proses perpaduan dan kompilasi sinergis antara kedua Tokoh tersebut.

Dua sosok yang Ber-MANUFER di Pentas Politik PILKADA Kota Bima adalah sebagai magnet gelombang politik arus utama, karena didukung oleh struktur politik yang MAPAN, sehingga memberikan gambaran-gambaran serta imajinasi politik penuh dengan harapan. Sosok H.Man Sebagai salah satu calon petahana sudah barang tentu memberikan nilai lebih terutama beliau masih aktif menjabat sebagai Wakil Walikota Bima, sehingga mudah dikenal oleh Masyarakat Luas. H. Qurais sebagai Walikota Bima sebagai bagian dari keluarga besar H. Man (Kakak), tentunya memberikan dampat positif dalam proses dinamika politik yang ada tentunya dengan cara-cara yang etis sebagaimana diatur dalam undang-undang bahwa setiap warga negara berhak memilih dan dipilih.

Gambar Pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Bima, H. A. Rahman dan Hj. Ferra Amalia. FACEBOOK/Relawan Manufer
Pilkada Periode Lalu, Pasangan Qurma (Qurma-Man) mendapatkan suara terbanyak dari ketujuh pasangan-pasangan yang ada sehingga pasangan tersebut keluar sebagai pemenang di Pilkada Kota sebagaimana ditetapkan oleh KPU pada Waktu Lalu. 

Sementara pada urutan kedua Pilkada Kota Bima waktu itu ditempati oleh Pasangan Fersy sebut saja Ferra-Nasir. Pasangan Fersy ini, juga mendapatkan suara yang cukup signifikan dibanding dengan pasangan-pasangan yang lain, selain dari pasangan Qurma Manis. Itu sebagai bukti sekaligus realitas politik yang ada.

Dae Ferra sebagai salah satu representasi Keluarga Besar Istana Bima juga memberikan warna tersendiri dalam proses kompilasi dan perpadua kedua figur tersebut (MANUFER) atau MAN_u_FER yang digadang-gadang akan berduet tampil sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Bima Periode 2018-2023 Mendatang. 

Akankah mereka Ber-MANUFER Berdua, itulah Ikhtiar RAME-RAME!!!

Selain sebagai Representasi keluarga Besar Istana Mbojo Bima, sekaligus sebagai Kakak Ipar Bupati Bima dengan sapaan Akrab Dae Dinda yang sekarang memimpin Kabupaten Bima, Hal tersebut akan memberikan penilaian tersendiri bagi masyarakat dalam peoses pewacanaan politik yang ada. Kalau saja terjadi silaturrahmi politik kedua keluarga besar ini, jelas akan menciptakan struktur politik yang kuat serta semakin mempererat silaturrahmi kedua keluara Besar tersebut, dan saya katakan Inilah Magnet Utama Gelombang Politik menjelang Pilkada Kota Bima.

Perpaduan dua figur utama MANUFER (MAN-FERRA) yang sama-sama mendapakan suara Terbanyak pada Pilkada Walikota Bima yang dilaksanakan hari senin (13/5) waktu itu. pasangan H. Qurais dengan H. Abdurahman unggul dari 7 (tujuh) pasangan lainnya. Pasangan nomor urut 3 (tiga) “Qurma Manis” kurang lebih memperoleh dukungan suara sekitar 33,03 % dari total DPT KPUD Kota Bima sebanyak 104.486 pemilih. Sedangkan diurutan kedua pasangan FERSI, Hj. Ferra Amaliah, SE, MM dengan H. M. Natsir, MS dengan peroleh suara sekitar 22,50 %.

Kemudian disusul pasangan (SURI) Subhan Riza sebanyak 17,96 %, kemudian dilanjutkan dengan pasangan (SUJUD) Sucipto-Junaidin sebanyak 15,04 %. Lalu pasangan Feri-Anang sebanyak 7,56 % dan pasangan (JAMIN) Junaidin-Mustamin dengan perolehan 2,39 % (Sumber: www.bimakini.com).

Dengan melihat perolehan-perolehan suara tersebut diatas, ada dua figur yang mendapatkan suara terbanyak dan sangat signifikan. Itu pertanda bahwa, kalau saja dua figur MANUFER (ManUmiFerra) tersebur bergabung, mereka sudah punya modal dukungan sekitar 55,53 % dari jumlah DPT yang ada. Sekalipun hal ini tidak otomatikli, tetapi paling tidak hal tersebut akan memberikan gambaran khans awal bagi pasangan sebagai modal bertarung. Ingat… kita tidak mencari kekuasaan!!!!! Tetapi kita sedang mengabdi untuk Kota Kita Tercinta. (ADV)

___________
Penulis adalah warga Kota Bima




Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item