Supir Dipukul di Tente dan Tuntut Motor yang Dicuri Dikembalikan, Warga Ncera Blokir Jalan

Warga Desa Ncera, Kecamatan B elo, Kabupaten Bima saat melakukan aksi pemblokiran jalan di desanya, Senin (18/12/2017). METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Seorang staf Pemerintah, Amrin mengungkapkan Senin, 18 Desember 2017 sekitar pukul 07:45 WITA bertempat di Desa Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima telah berlangsung blokir jalan raya oleh sekelompok warga Desa Ncera. Pemblokiran ini dipimpin oleh Nurdin (28) seorang sopir asal Desa Ncera. Pemblokiran dilakukan oleh kurang lebih massa 20 orang.

Amrin menceritakan, sekitar pukul 06.20 WITA, kemarin, Nurdin yang sedang turunkan penumpang di mobil angkutan yang dikendarainya, tiba-tiba pas di terminal tente didatangi 3 orang yang tidak di kenal. Dan ketiga orang ini di duga warga Desa Tente yang langsung memukul Nurdin.

"Merasa terancam, Nurdin langsung lari naik ke mobilnya dan  meninggalkan TKP langsung menuju Desa Ncera. Kejadian ini berlangsung Senin, 18 Desember 2017, kemarin," ujar Amrin.

Saat  Nurdin tiba di Ncera sekitar pukul 07.45 WITA, lanjut Amrin, korban langsung melakukan blokir jalan raya dengan memalangkan mobil bemo mini di jalan raya yang mengakibatkan kemacetan kendaraan yang melintasi jalur tersebut.

"Dan sekitar pukul 08:50 WITA, jalan raya yang di blokir dibuka oleh Nurdin dan akhirnya kendaraan roda 4 dan roda 2 tetap melintas dengan menggunakan jalan gang sebagai jalan alternatif," tuturnya,

Selain itu, kata dia, aksi blokir jalan oleh sebagian warga Desa Ncera ini pun menuntut soal sepeda motor warga yang dicuri oleh terduga yang berasal dari Desa Lido, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Warga meminta sepeda motor milik warga Desa Ncera tersebut segera dikembalikan.

Mobil bemo yang digunakan saat melakukan aksi pemblokiran jalan di Desa Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Senin (18/12/2017). METROMINI/Dok
Ia menambahkan, aparat Polsek Belo yang tiba di TKP untuk mediasi agar jalan yang diblokir dibuka, namun ditolak sekelompok warga tersebut. Menurut warga, jalan raya bisa dibuka apabila sepeda motor milik warga Desa Ncera yang masih di tangan oknum warga Desa Lido sudah di kembalikan.

"Mediasi dan lobi yang dilakukan oleh anggota Polsek tidak diindahkan oleh sekelompok warga Desa Ncera. Sekitar pukul 11:00 WITA, aparat Polsek Belo meninggalkan TKP dan menuju kantor Polsek Belo di Desa Cenggu," ungkapnya.

Sementara itu, Babinkamtibmas Desa Lido yang juga anggota Polsek Belo masih melakukan pendekatan kepada Kepala Desa Lido untuk berkomunikasi dengan oknum yang diduga yang mengambil motor warga Desa Ncera.

Di sisi lainnya, pihak warga Desa Tente yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Nurdin (Supir asal Ncera) maupun pihak warga Desa Lido yang diduga sebagai pelaku pencurian sepeda motor milik warga Desa Ncera, masih dikonfirmasi kembali terkait pemberitaan ini. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item