Warga di Turki "Murka" Menolak Kebijakan Pemindahan Kedutaan AS di Palestina dari Tel Aviv ke Yerusalem


Aski warga di Negara Turki yang menetang kebijkan Presiden Amerika yang memintahkan Inbukota ke Yerussalem Palestina, Kamis (7/12/2017) lalu.  GOOGLE/Agence France-Presse atau AFP 
ISTAMBUL, TURKI, - Keputusan berani yang dikeluarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem memunculkan banyak pertentangan masyarakat dunia. Respons tersebut salah satunya muncul di Turki, di mana masyarakatnya berdemo pada Rabu (6/12/2017) lalu.

Dikutip dari AFP, demonstrasi dilakukan tepat setelah Presiden Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Aksi tersebut diwarnai dengan teriakan para demonstran yang mengutuk tindakan Presiden AS ke-45 itu.

"AS pembunuh, keluarlah dari Timur Tengah, jatuhlah Amerika,” teriak demonstran.

“Yerusalem untuk umat Islam dan akan tetap begitu selamanya," tambah panitia aksi demonstrasi dalam pernyataan mengenai aksi tersebut.

Terlihat bendera Palestina berkibar di tengah kerumunan demonstran. Selain bendera, ada juga tulisan-tulisan ‘Bebaskan Palestina’ yang terpampang di pagar Kedubes AS.

Selain itu, demonstrasi yang dilakukan hingga malam hari terlihat semakin mencekam dengan adanya kobaran nyalaan api dari flare yang dibawa demonstran.

Tindakan protes tersebut sebenarnya sudah dapat diprediksikan oleh para pemimpin dunia, salah satunya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Erdogan dalam pidatonya mengatakan tindakan Trump akan menyulut amarah dari masyarakat muslim di seluruh dunia. 

Peringatan tersebut bukan ancaman kosong, terbukti dengan tindakan masyarakat Turki yang melakukan gerakan protes untuk menentang keputusan tersebut.

Bendera Negara Turki. GOOGLE/Agence France-Presse atau AFP
Tak hanya Turki, Hamas pun mendeklarasikan bahwa akan melakukan 'Intifada' jilid tiga di hari Jumat esok. Seruan ini disampaikan oleh Pemimpim Hamas, Ismail Haniya, Kamis (7/12/2017).

“Kami menyerukan dan akan melakukan peluncuran Intifada di hadapan musuh zionis," kata Haniya dalam pidatonya di Gaza, dikutip AFP.

Baca Juga :
Pembelaan pun datang dari Trump. Ia mengatakan, dirinya hanya menepati janji kampanye saat pemilihan Presiden AS lalu. Dalam masa kampanye, Trump berjanji akan memindahkan Kedubes AS di Israel dari Tel aviv ke Yerusalem.

“Ketika presiden-presiden sebelumnya hanya membuat janji kampanye dan mereka gagal menepatinya, hari ini saya akan menepati janji tersebut,” ujar Trump. (RED)

__________
Baca artikel lengkapnya di situs www.kumparan.com, dengan tajuk berita, "Turki Mencekam usai Trump Pindahkan Ibu Kota Israel ke Yerusalem."

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item