Buramnya Potret Sederet Remaja, "Diciduk Pesta Sabu di Waworada-Langgudu dan Terlibat Pencurian Sanyo Masjid di Waduwani-Woha"

Para terduga pelaku yang diciduk saat pesta narkoba di Waworada, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Sabtu, 13 Januari 2018. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Kapolsek Langgudu, IPTU Sirajudin, SH mengungkapkan, Sabtu, 13 Januari 2018 lalu, sekitar pukul 11.30 WITA, anggaotanya melakukan pengrebekan di rumah Supardin. TKP penggrebekan, tepatnya di RT. 01, Desa Waworada, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima lantaran diketahui sedang mengadakan pesta narkoba berjenis sabu-sabu.

Kata dia, dari penggrebekan tersebut. Pihaknya mengamankan 5 orang remaja dan pemuda. Disebutkannya, kelima terduga pelaku tersebut berinisial M (25) warga Desa Karumbu, A (27) warga Desa Waworada, S (25) diketahui sebagai pemilik rumah warga Desa Waworada, AM (30) warga Desa Rupe  dan Ak (24) diketahui sebagai seorang guru berasal dari Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima.

"Kelima pemuda dan remaja tersebut telah diamankan dan dimintai keterengan di Polsek Langgudu untuk sementara ini dan akan dilimpahkan ke Satuan Narkoba Polres Bima Kota nantinya," ucap Kapolsek, kemarin.

Kata dia, barang bukti dalam penggrebekan ini,  ada 3 plastik klip berisi diduga narkoba jenis sabu-sabu, ada pula 20 plastik klip sisa sabu-sabu yang sempat di buang ke sungai dan kondisinya terisi air.

"Selain itu barang bukti lain, ada Buku Tabanas BNI, Atm BRI dan uang tunai senilai Rp705.000, 1 buah bong kartu BPJS dan juga 2 buah STNK motor serta 5 unit HP." beber Kapolsek.

Ia menceritakan, kronologsi pengerebekan, sekitar pukul 10.14 WITA, Sabtu (13/12018) lalu. Personil Polsek mendapat informasi dari masyarakat dan langsung ke TKP. Di TKP, anggota melakukan pengepungan rumah dan kemudian mengamankan terduga pelaku bersama barang bukti.

"Pada saat pengamanan para terduga pelaku ini disaksikan oleh masyarakat umum yang juga kami jadikan saksi dalam kasus ini," ucap dia.

Diduga Maling Sanyo Masjid

Sanyo Masjid di Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima yang diduga dicuri remaja. Minggu, 14 Januari 2018. METROMINI/Dok
Amrin, seorang anggota Pol PP Kabupaten Bima mengungkapkan, Minggu, 14 Januari 2018, sekitar  pukul 22.00 WITA, di RT. 06/04, Dusun Dana Ngodu, Desa Waduwani, Kecamaan Woha, diduga terjadi pencurian sebuah pompa air (sanyo) yang ada di Mesjid Nurul Huda-Waduwani.

Kata dia, Minggu siang tadi atau sekitar pukul 12.00 WITa, Marbot Masjid yang menyalakan saklar listrik untuk menghidupkan sanyo yang ada di mesjid, tidak ada tanda-tanda keluar air pada leding yang ada di Masjid.

"Sekitar jam tiga siang, untuk kedua kalinya, Marbot mencoba menyalakan sanyo, karena tak mengeluarkan air, setelah dicek keberadaan sanyo ternyata tidak ada ditempat atau hilang," jelas Amrin, Minggu, 14 Januari 2018 malam.

Kta dia, sekitar pukul 22.00 WITA (Minggu, 14/1/2018), sebuah sanyo yang hilang atau diduga dicuri dibawa oleh pelaku di rumah Kepala Dusun (Kadus) Morisama yang bernama Suraidin Yasin. 

"Mengetahui pelaku membawa sanyo tersebut ke rumah Kadus, Kepala Desa (Kades) Wadiwani langsung mengambil tindakan awal dan memanggil pelaku," ujarnya.

Kata dia, Kades Waduwani yang bernama Ramli Junaid, sekitar jam 23.00 WITA, melakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan terkuaknya dua nama terduga pelaku yang menyerahkan sanyo tersebut.

"Terduga kedua pelaku ini berinisial ID (18), remaja asal Dusun Mekar Jaya dan Ys (18), remaja asal Dusun Dana Ngodu, Desa Waduwani," ungkapnya. 

Dari keterangan kedua pelaku yang menyerahkan sanyo, tambah dia, muncul nama seorang yang diduga mengambil sanyo masjid tersebut. 

"Pelaku diduga berinisial Kmld (17) yang merupakan warga asal salah satu dusun yang adan di Desa S, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Dan diduga pula, kedua pelaku yang menyerahkan diri yang sementara menjadi saksi dalam kasus ini, tidak menutup kemungkinan bagian dari terduga pelaku pencurian sanyo tersebut,: ucapnya. 

Kata dia, dari keterangan yang dihimpun. Selain pelaku yang diduga lebih dari 1 orang, 
sanyo masjid  diduga diambil oleh terduga para pelaku sekitar pukul 03.00 WITA, Minggu (14/1/2018) dini hari kemarin. 

"Sementara itu, kasus ini masih dikordinasikan oleh Kades dengan bawahannya dan belum dilaporkan secara resmi ke pihak yang berwajib," tutup Amrin kepada Metromini. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item