Didemo Warganya, Kades Boro Klarifikasi di Hadapan Camat Sanggar


Kepala Desa Boro, Syamsudin, AMa.Pd saat memberikan penjelasan terahdap pendemo di hadapan Camat Sanggar saat aksi unjuk rasa yang digelar di depan Kantor Camat Sanggar, Selasa, 23 Januari 2017. METROMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA - Puluhan Masyarakat Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupayen Bima yang bergabung dalam "Pemuda Peduli Boro" melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Camat Sanggar, Selasa, 23 Januari 2017. 

Mereka menuntut keterbukaan informasi terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 lalu. Diduga, pengguanaan uang yang bernilai ratusan juta tersebut tidak sesuai dengan yang tertuang dalam APBDes 2017.

Koordinator Lapangan (Korlap), Suparman alias Acink mengungkan, dalam kasus dugaan penyimpangan ADD di Desa Boro, pihaknya mendesak Pemerintah Kecamatan Sanggar dan pihak Inspektorat Kabupaten Bima melakukan cek lapangan terkait dengan pelaksanaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2017 lalu di Desa Boro.

"Kami mendesak Inspektorat Kabupaten Bima agar mengcek pelaksanaan ADD tahun 2017 di Desa Boro. Terutama pelaksanaan pembangunan pada bidang pemberdayaan dan pembangunan di Desa Boro. Kuat dugaan kami terindikasi adanya korupsi dan melakukan mark up anggaran yang ada," terang dia dalam orasinya, Selasa (23/1/2018).

Kata Dia,  pengawasan dari pihak pemerintah kecamatan pun harus sering dilakukan, Dan dalam kasus ini, pihaknya meminta agar Camat Sanggar bertindak tegas dalam pengawasan dalam dana desa yang ada di Kecamatan Sanggar, khususnya di Desa Boro. 

Selain itu, Acink pun meminta dan mendesak Bupati Bima untuk segera mengevaluasi Kepala Desa Boro dan bila perlu mencopot jabatannya dari Kepala Desa. Sebab, selama dalam menjalankan program pembangunan sebagaimana yang tertuang dalam APBDes, tidak dilakukan secara transparan, terbuka dan partisipasi masyarakat yang aktif dalam pelaksanaan yang ada.

"Kami mendesak Bupati Bima agar secepatnya mencopot jabatan Kepala Desa Boro. Sebab, dalam pelaksanaan dan realisasi ADD di Desa Boro, tidak dilakukan secara terbuka sebagaimana yang diatur dalam UU No 6 tahun 2016 tentang Desa dan UU No. 14 tentang KIP," tandasnya.

Puluhan masyarakat Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupayen Bima yang bergabung dalam "Pemuda Peduli Boro" melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Camat Sanggar, Selasa, 23 Januari 2017. METROMINI/Agus Gunawan
Di sisi lain, aksi yang ditanggapi langsung oleh Kepala Desa Boro, Syamsudin, AMa.Pd mengaku pada prinsipnya sangat mendukung dan mengapresiasi sikap pengontrolan warga lewat aksi unjuk rasa ini. 

"Saya sangat aprwsiasi dengan apa yang dilakukan adik-adik ini. Kejadian ini adalah prosess dan salah satu cara dalam membangun kehidupan masyarakat Desa Boro yang lebih baik ke depannya," ucap dia. 

Mengenai tuntutan warga. Kata Syamsudin, ada dua item yang menjadi tuntutan warga. Dan semuanya sudah dijawab dengan secara detail mengenai pekerjaan yang ada di Desa Boro. Pada bidang pembangunan dan bidang pemberdayaan, semua sudah dijelaskan secara detail kepada masyarakat.

"Untuk masalah pekerjaan tersebut, semua item pekerjaannya sudah dilaksanakan. Untuk bidang pembangunan ada 6 item dan bidang prmberdayaan ada 7 item, Semua kegiatan itu sudah di laksanakan," tutup Kades dihadapan Camat dan warganya. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item