Dua Rumah di Donggo dan Satu Motor di Wera jadi "Korban Angin Kencang" di Kabupaten Bima, Kemarin

Rumah warga yang rusak dihantam angin puting beliung di Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Senin (29/1/88/2018) kemarin. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Senin, 29 Januari 2018 pagi kemarin atau sekitar pukul 09.30 WITA. Di wilayah Kecamatan Donggo telah terjadi bencana alam angin puting beliung yang mengakibatkan dua rumah warga rusak dan beberapa pohon tumbang di jalan raya. 

Anggota Koramil Donggo, Burhan mengungkapkan, kemarin, sekitar pukul 09.30 WITA,  angin yang menghantam beberapa rumah warga yang diketahui berdampak atau rusak adalah pada rumah milik Burhan (45), seorang petani, yang beralamat di RT. 13/04, Dusun Mangge To'i, Desa Kala dan rumah milik Syarifudin (32), warga Dusun Kota Baru, Desa kala, Kecamatan Donggo.

"Dalam musibah kemarin. Korban jiwa nihil. Dan warga yang berdampak mengalami kerugian materil saja dan sekitar pukul 10.00 WITA, anggota dari Sat Pol PP Kecamatan Donggo dan anggota Koramil, tiba di lokasi untuk membersihkan  pohon yang tumbang di jalan raya dan membantu perbaikan rumah warga," jelas dia.


Pohon Asam Tumbang Dihantam Angin Kencang di Wera

Pohon asam yang tumbang di Desa Ranggasolo, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Senin (29/1/88/2018) kemarin. GOOGLE/www/indikatorbima.com
Dilansir dari situs berita www.indikatorbima.com, angin kencang yang melanda di Kabupaten Bima tepatnya di Dusun Sukamaju. Desa Ranggasolo, Kecamatan Wera, diketahui sebuah pohon asam tumbang. Kejadian ini, sekitar pukul 15:45 WITA, Senin sore kemarin. Tumbangnya pohon asam tersebut menimpa sebuah sepeda motor milik warga setempat. 

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, Namun satu-satunya jalan yang menghubungkan Desa Sangiang dan Desa Tawali di Kecamatan Weira sempat macet total, kemarin," ungkap Syahrudin, salah satu warga Desa Ranggasolo, dilansir dari www.indikatorbima.com.

Syafrudin mengatakan, angin kencang yang datang berkali-kali. Nanun yang paling kencang saat usai sholat asyar. Akibatnya, pohon asam di Desa Ranggasolo yang tepatnya di Dusun Sukamaju tumbang dan menimpa motor salah satu petani yang ada di So Simbu, tak jauh dari lokasi pohon itu berdiri. 

Kata dia, aktifitas warga di Desa Ranggasolo dan Desa tetangga lainya terhambat. Sebab, pohon asam yang tumbang menutup seluruh badan jalan tersebut. Akhirnya, kata dia, pohon asam berhasil dievakuasi secara gotong royong oleh warga setempat.

"Saat ini, kondisi jalan sudah kembali normal dan warga berhasil mengevakuasi pohon yang tumbang secara swada ya," ucap dia. (RED | WWW.INDIKATORBIMA.COM)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item