Hasyem: Diduga Pembacokan Kades dan Ketua Karang Taruna Desa Soki, Terkait Penghadangan Jalan

Suasang warga yang berkumpul saat mengetahui Kades dan Ketua Karang Taruna Desa Soki menjadi korban pembacokan, Rabu (3/1/2017) sore tadi. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Seorang anggota Polisi Pamong Praja, Nopianto menceritakan, Rabu tanggal 3 Desember 2018 sekitar pukul 15.20 WITA, bertempat di depan Madrasah Aliyah Desa Ngali, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima atau tepatnya di jalan Tente-Karumbu, telah terjadi tindak pidana penganiayaan.

Kata dia, penganiayaan ini dilakukan oleh pihak yang belum diketahui identitasnya. Korban dari kejadian ini adalah Kepala Desa (Kades) Soki, Abas (50) dan Buhari (35) yang juga adalah Ketua Karang Taruna di Desa Soki.

Kepala Desa Desa Soki, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima, Abbas (50) yang menjadi korban pembacokan, Rabu (3/1/2017) sore tadi. METROMINI/Dok
Ia menceritakan, sekitar pukul 15.15 WITA, Abas dan buhari pulang dari kantor Polsek Belo dalam rangka menyelesaikan masalah warganya. Dan tiba di depan Madrasah Aliyah, Desa Ngali, keduanya dihadang oleh orang tak dikenal yang jumlahnya lebih dari seorang. 

"Tanpa basa-basi, orang-orang tak dikenal itu langsung membacok kedua korban. Dan kedua korban itu pun yang ditemukan warga sekitar langsung dibawa ke rumahnya di Desa Soki," ujar Nopianto, Rabu, Sore tadi.

Lanjut dia, karena luka yang dialami keduanya cukup serius, kedua korban itu pun langsung dibawa ke RSUD Bima di Kota Bima untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut. Sementara kejadian ini sudah ditangani pihak Polsek Belo.

Dia pun mengaku, sempat terjadi pengumpulan massa di Desa Soki. Dan sementara ini, keadaan masih dalam kondisi aman. 

Sementara itu, dilansir dari situs www.kabarbima.com yang mewawancara keluarga korban, Hasyem mengungkapkan, dalam kasus ini, sebelumnya kedua korban menggunakan sepeda motor. 

"Yang membawa motor adalah Ketua Karang Taruna dan Kades yang dibonceng. Tiba-tiba, mereka dihabang oleh 4 orang yang langsung membacok kedua korban," jelas dia di RSUD Bima, dilansir dari  www.kabarbima.com.

Ketua Karang Taruna Desa Soki, Buhari (35) yang menjadi korban pembacokan, Rabu (3/1/2017) sore tadi. METROMINI/Dok
Menurutnya, akibat pengeroyokan tersebut, Kades Soki mengalami luka bacok di bagian paha kanannya, sementara Ketua Karang Taruna mengalami luka bacok dibagian punggungnya. 

"Keduanya saat ini sedang dirawat di RSUD Bima. Dan sebelum kejadian ini, kedua korban baru pulang mernediasi kasus warga Soki di Polsek Belo. Sebelumnya, terjadi perkelahian antara warga Desa Diha dengan warga Desa Soki. Perkelahian ini sesama Wanita. Dan dalam proses kasus yang dimediasi tersebut sudah ada kesepakatan damai," jelasnya.

Dia menambahkan, dalam perkelahian sesama wanita tersebut, sebelum proses mediasi di Polsek Belo. warga Soki sempat memblokir jalan dan menuntut para pelaku pengeroyokan terhadap wanita. asal Desa Soki tersebut ditangkap. Kebetulan juga korban wanita ini merupakan keluarga dekat dari Ketua Karang Taruna Desa Soki.

Diakuinya, saat pemblokiran jalan tersebut, ada warga Desa yang bertetangga yang bermaksud melewati jalan, namun dilarang oleh warga Soki. Suasana pun sempat menehang. Dalam ketegangan itu, warga yang dihadang tersebut meninggalkan sepeda motornya dan kembali ke rumahnya. 

"Diduga, kemungkinan pelaku yang meninggalkan motor itulah yang bersama rekan-rekannya yang 
menghadang dan membacok Kades dan Ketua Karang Taruna, usai pulang mediasi di Polsek Belo," tutur dia.

Sementara itu, pihak Polres Bima atau Kepolisian Sektor (Polsek) Belo masih dikonfirmasi lanjut terkait pemberitaan ini.  (RED | WWW.KABARBIMA.COM)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item