Pihak Keluarga Meminta Munawir Sehat, Baru Dikaitkan dengan Kasus Curas di Bugis-Sape

"Ditemukan, Dalam Mobil Ada Surat Perintah Titip Rawat Mobil dari Polsek Langgudu"

Mobil Xenia ditemukan di belakang SMPN 1 Sape oleh Babinsa sekitar pukul 08:00 WITA, Kamis (4/1/2017) lalu. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Terkait dengan pemberitaan adanya dugaan pencurian dengan kekerasan atau kasus kendaraan roda empat (baca mobil) berjenis Xenia dengan nomor polisi B 2119 FT warna putih, di Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Kamis 4 Januari 2018 dini hari lalu. 

Pihak kepolisian dari hasil pennyelidikan sebelumnya dari hasil penyelidikan sementara menduga Munawir terlibat aksi curas di Desa Bugis tersebut, Namun, oleh pihak keluarga besar Munawir meminta untuk tidak mengarahkan dugaan tersebut terlalu dini, sebelum mengambil keterangan resmi dari Munawir,


Buku rekening yang ditemukan dalam mobil Xenia yang diduga dibawa lari dari Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Kamis (4/1/2017). METROMINI/Dok
Pihak keluarga Munawir, Vatma meminta pihak Kepolisian tidak langsung menduga bahwa dalam kasus tersebut merupakan kasus pencurian mobil. Kata dia, Munawir yang diketahui pula seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak mungkin mengambil mobil dan melakukan tindakan kriminal di tengah keadaannya saat ini. 

"Terduga masih ada hubungan paman dengan saya. Dan kami harap jangan dikaitkan dan disimpulkan terlibat dalam dugaan kasus pencurian mobil tersebut. Kami meminta kasus pencurian ini jangan dikembangkan sebelum jelas benar kronologisnya. Lagipula polisi yang berikan keterangan kepada media mungkin belum tahu jelas persoalannya seperti apa," jelas pemilik akun Facebook, Vatma te Mathic, Jum'at (5/1/2017) pagi tadi.

Menurutnya, pihak keluarga berharap publik percaya kepada pihak keluarga Munawir. Dan dalam kasus ini, sesungguhnya bukan kasus pencurian. Pihak keluarga tentu lebih paham dari yang terjadi.

"Percayalah. Keluarganya lebih tahu latar belakang persoalannya. Yang jelas tidak mencuri itu intinya," ucap dia. 

Kondisi mobil Xenia yang diduga dibawa lari dari Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Kamis (4/1/2017) dini hari.  Ditemukan di belakang SMPN 1 Sape oleh Babinsa sekitar pukul 08:00 WITA. METROMINI/Dok
Dirinya berharap, jangan dimuat lagi berita tentang dugaan pencurian ini sampai kedua pihak baik Munawir dan Herman bisa memberikan keterangan yang benar. 

"Karena hanya mereka berdua yang paham dari kejadian ini, Jangan sampai kondisi ini bisa memicu konflik yang lainnya lagi," terang wanita yang mengabdi di Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima itu.

Sementara itu, Kapolsek Sape AKP. Sarifudin Jafar sepakat kasus ini belum bisa sepenuhnya diketahui kronologisnya. Pihaknya perlu mendapat keterangan dari Munawir dan Herman. Saat ini, keduanya masih dirawat di RSUD Bima dan di Klinik Polres Bima Kota. Kata Kapolsek, kondisi mereka harus menjalani operasi dan dalam satu dua hari ini belum bisa memberikan keterangan. 

"Tunggu satu dua hari lagi, nanti kami kabarkan kalau sudah mendapat keterangan dari keduanya (Munawir dan Herman). Saat ini belum bisa diketahui persis kronologisnya," ucap Kapolsek, Jum'at pagi tadi.

Barang berupa pakaian yang ada di dalam mobil Xenia yang diduga dibawa lari dari Desa Bugis, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Kamis (4/1/2017). METROMINI/Dok
Kata dia, dari penyelidikan awal dan adanya keterangan dari saksi, memang kasus ini dugaannya adalah kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Karena, setelah penganiayaan dilakukan, mobil pun dibawa lari oleh pelaku. 

"Ceritanya, di dalam mobil ada supirnya bernama Wawan dan Herman. Dan saat Herman (warga Desa Mangge, Lambu) turun dari mobil, Munawir (Warga Desa Rupe, Langgudu) datang dan terjadi perkelahian diantara keduanya. Saat ini baik Munawir dan Herman adalah pelaku dan korban. Saat wawan membantu Herman yang mengalami luka bacok di kepalanya. Mobil itu dibawa lari oleh pelaku yang diduga berhubungan dengan Munawir. Makanya ini kasus curas dalam penyelidikan awal kami," ucap Kapolsek.

surat keterangan dari polisi tentang surat perintah titip rawat mobil yang dikeluarkan oleh Polsek Langgudu yang ditemukan dalam mobil Xenia tersebut. METROMINI/Dok
Selain itu, kata dia, dari kedua belah pihak, hingga saat ini belum ada yang mengajukan laporan atau pengaduan secara resmi ke kantor kepolisian. Dia menegaskan, kasus ini, belum  bisa diungkap motif dan kronologisnya lebih jelas sebelum ada keterangan dari kedua pelaku dan juga korban tersebut.

"Kasus ini masih menunggu keterangan keduanya. Itu intinya. Dan jika sudah ada keterangannya, nanti akan kami segera hubungi pihak media," tutup Kapolsek Sape.

Dan informasi yang dihimpun Metromini, kejadian di hari Kamis 4 Januari 2018 dini hari lalu tersebut, sekitar pukul 08:00 WITA, mobil yang dibawa lari pelaku lainnya itu ditemukan anggota Babinsa di belakang SMPN 1 Sape. Mobil kosong tanpa penghuni atau supirnya. Dan saat ini, mobil tersebut sudah diamankan di Mapolres Bima Kota, 

Dari keterangan yang dihimpun pada pihak awal yang mengtahui keberadaan mobil tersebut, Kondisi di dalam mobil mengalami bekas adanya kebakaran pada bagian jok. Ditemukan pula buku rekenning maupun beberapa lembar pakaian sisa dan sebuah tas cokelat.  

Selain itu, ada pula surat keterangan dari polisi tentang Surat Perintah Titip Rawat Mobil yang dikeluarkan oleh Polsek Langgudu tertanggal 2 Januari 2018 yang diduga pula status mobil masih ada masalah hukumnya. 

Sementara itu, dalam perkembangan lanjut penyelidikan tentang ditemukannya beberapa barang dan surat dalam mobil maupun tentang adanya dugaan keberadaan pelaku lainnya, proses konfirmasi masih dilakukan terhadap Kepolisian Resort Bima Kota terkait kasus ini. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item