Samran, Anggota DPRD Kabupaten Bima Meninggal Dunia di RS Sangla-Bali

Samran bin H. Syamsudin dari Fraksi Hanura mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Sangla-Bali, Sabtu (20/1/2018). METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Kabar duka menerpa lembaga DPRD Kabupaten Bima. Kelurga Besar kantor perwakilan rakyat dan juga Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ditinggalkan salah seorang kader terbaiknya.

Informasi yang dihimpun, seorang Anggota DPRD Kabupaten Bima, Samran bin H. Syamsudin dari Fraksi Hanura mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Sangla-Bali.

Seorang tetangga Samran, Amar Alhabsy mengungkapkan, Almarhum didiagnosa mengalami penyakit gagal ginjal. Dari keterangan keluarga Almarhum, kabarnya penyakit yang diidap Samran sudah berjalan selama dua bulan terakhir ini.

"Informasi dari kelurga Almarhum. Pak Samran meninggal karena mengidap penyakit gagal ginjal dalam dua bulan terakhir ini. Upaya penyembuhan dari pihak keluarga Almarhum pun sudah maksimal. Sebelum di rujuk di RS Sangla (Bali) dan menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 04.05 WITA, dini hari tadi. Almarhum sempat dirawat di RS  Mataram juga sebelumnya," ungkap Amar, Minggu (20/1/2018) pagi ini.

Keterangan warga lainnya, Ida Rosidah Muhtar mengaku, pernah ketemu Almarhum di Rumah Sakit Kota Mataram. Pertemuan itu di ruang cuci darah sekitar awal bulan Desember 2017 lalu.

"Kami sempat mengobrol termasuk juga dengan istri. Semoga Almarhum mendapat balasan surga dari Allah SWT," ungkap Ida penuh harap.

Kembali menurut keterangan  Amar. Dia menambahkan, sekitar pukul 10:00 WITA pagi ini, jenazah almarhum yang diberangkatkan dari Bali akan tiba di Bima. Almarhum saat ini, sambung dia, bertetangga dengan dirinya dan tinggal di Desa Tenga, Kecamatan Woha. 

"Sekitar jam 10:00 WITA, Almarhum akan tiba di Bima dan dibawa ke rumah duka di Desa Tenga. Dan secara riwayat keluarganya, Almarhum memiliki keluarga besar di Desa Tente, Kecamatan Woha," terangnnya.

"Sementara itu, untuk pemakaman Almarhum, saya belum mendapat konfirmasinya dari pihak keluarganya. Apa dilakukan hari ini juga atau ada rencana ditunda, Dan kalau rencana sebelumnya, dilakukan ba'da Dzuhur ini. Tapi, masih menunggu kepastian dari pihak keluaga Almarhum," tandas dan tambahAmar kepada www.metromini.co.id. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item