Sekitar 12 Meter Bronjong di Kelurahan Rontu Alami Longsor Pagi ini

Kondisi bronjong yang mengalami longsor di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima, Jum'at, 26 Januari 2018 pagi ini. METROMINI/Agus Mawardy
KOTA BIMA - Baru di tahun 2017 lalu proyek bronjongnisasi yang menelan anggaran miliran rupiah yang dikerjakan pada sepanjang pinggir sungai dari Kelurahan Rabadompu Timur, Kecamatan Raba hingga Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat. 

Namun, pada bronjong yang ada di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima, Jum'at, 26 Januari 2018 pagi ini, mengalami longsor yang cukup parah. Proyek yang bersumber dari anggaran kantor Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I itu pun disorot dan disesali warga setempat.


Menurut seorang warga, Salahudin mengaku, longsor pada bronjong yang masuk RT. 01, Kelurahan Rontu ini, terjadi diperkirakan subuh tadi, Jum'at, 26 Januari 2018. Kata dia, diperkirakan panjang bronjong yang mengalami longsor sepanjang kurang lebih 12 meter.

"Subuh tadi bronjong di RT. 01 mengalami longsor. Kondisinya cukup parah. Panjang bronjong yang mengalami akibat kerusakan longsor kurang lebih 12 meter," kata dia, Jum'at (26/1/2018) kepada www.metromini.co.id, pagi ini. 

Kondisi bronjong yang mengalami longsor di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima, Jum'at, 26 Januari 2018 pagi ini. METROMINI/Agus Mawardy
Salahudin mengaku, saat proyek ini dilaksanakan sekitar akhir 2017 lalu. Pihaknya pernah menegur pelaksana proyek tentang kondisi batu yang dituangkan dalam bronjong yang ukuran kecil-kecil. Kata dia, proyek milik BWS yang dikerjakan oleh kontraktor lokal bima itu sepertinya mengejar setoran hingga batas waktu pekerjaan yang sudah ditentukan.

"Dulu seingat saya pengakuan kontraktornya pekerjaan itu ada batas waktunya dari kantor Mataram. Dan saya pun pernah menegur kontraktor karena batu yang digunakan dalam bronjong itu kecil-kecil," jelas dia.


Selain itu, dia menambahkan, kondisi bronjong yang longsor ini harus segera diperbaiki. Mengingat kondisi cuaca dan ancaman banjir yang terjadi di musim penghujan berat seperti saat ini. Dan jika tidak segera diperbaiki, sambung dia, akan mengundang atau menarik kerusakan bronjong yang lebih bersar lagi. Apalagi, di sekitar bronjong yang longsor sudah ada tanda-tanda keretakan pada tanah di sampingnya.

"Bronjong ini harus segera diperbaiki. Jika tidak akan menarik kerusakan yang lebih besar. Apalagi sudah ada keretakan apada tanah yang ada di sebelah bronjong yang longsor terjun ke muara sungai itu," tandas dia.

Sementara itu, pihak BWS atau Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bima masih dikonfirmasi lanjut terkait kerusakan bronjong yang ada di Kelurahan Rontu pagi ini. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item