Seorang Ojek Ditemukan Bersimbah Darah Depan Masjid Terapung Amahami

"Diduga Penyakit Epilepsi Korban Kambuh"


Korban bernama Parjo yang ditemukan warga dengan kondisi bersimbah darah di kawasan Masjid Terapung Amahami, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Rabu (3/1/2018). METROMINI/Azhar
KOTA BIMA - Seorang warga RT. 09/03, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Parjo ditemukan bersimbah darah di depan WC atau di kawasan Masjid Terapung Amahami yang sedang dibangun saat ini. Menurut Babinsa Kelurahan Dara, Serda Chaerul, korban yang kesehariannya berprofesi sebagai ojek ini diduga memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan. 

"Dan saat dia berada di areal Masjid Terapung, diduga penyakit epilepsinya kambuh dan korban terjatuh dan kepala korban mengalami benturan dengan batu," ujarnya kepada www.metromini.co.id, Rabu, 3 Januari 2017.

Kata Chaerul, riwayat korban yang memiliki penyakit epilepsi ini pun diakui pihak keluarganya. Dan lokasi rumah korban dengan Tempat Kejadian Perkara hanya beberapa puluh meter saja di seberang jalan TKP.

Kondisi warga yang mendatangi TKP. METROMINI/Azhar
Ia mengungkapkan, awalnya sekitar jam 08:00 WITA, korban ditemukan oleh pekerja masjid, Selanjutnya, pekerja itu memberitahukan kepada warga sekitar dan anggota Koramil yang kantornya tak jauh dari TKP.

"Setelah ditemukan warga dengan kondisi bersimbah darah di sekujur tubuhnya, warga pun langsung mengevakuasi korban," ucap Chaerul.

"Kondisi korban saat dievakuasi masih hidup dan langsung dilarikan ke RSUD Bima," tambah dia.

Pnatauan media ini di TKP, setelah korban dibawa ke RSUD, pihak Kepolisian mendatangi TKP. Kejadian ini menghebohkan pengguna jalan dan warga kota. Sekedar info, Korban yang bernama Parjo ini tinggal bersama seorang kakak perempuan yang bernama Ros karena orang tuanya sudah meninggal dunia. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item