Afriadin: Tak Ada yang Sentuh Almarhum Ince Moa

Ince Moa ditemukan tewas di Gang Buntu di Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima, Selasa (30/1/2018) pagi ini. FACEBOOK/Chatiem Malingi
KOTA BIMA - Penemuan mayat yang menggemparkan warga di RT. 11/04, Kelurahan Rabangodu Selatan, Kecamatan Raba, Kota Bima, Selasa (30/1/2018) lalu, kini mulai menemui titik terang. Pasalnya, jasad Sukirman alias Ince Moa yang ditemukan jamaah sholat subuh. 

Jasad seorang pensiunan PNS (berita awal masih berstatus PNS), saat ini sudah diotopsi oleh pihak TimForensi Kepolisian. Almarhum Ince Moa pun sudah dikebumikan di perkuburan suhada Kelurahan Rabangodu Selatan, Kota Bima, Rabu, 31 Januari 2018 kemarin.


KBO Sat Reskrim Polres Bima Kota, IPDA Wongso mengungkapkan, dalam kejadian itu, polisi telah mengambil keterangan terhadap 4 orang warga. Mereka berinisial AR dan NF asal Kelurahan Panggi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Dan juga Af dan Wf asal Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. 

"Dalam kasus ini sudah 4 orang yang dimintai keterangan. Karena sebelum korban meninggal. Mereka mendatangi rumah korban sebanyak 2 kali," ucap IPDA Wongso belum lama ini. 

Wongso mengatakan, setelah polisi memeriksa 4 saksi. untuk mengarah ke tindak kriminal, pihaknya akan menunggu hasil otopsi yang dilakukan Tim Forensik dari polda NTB. Dan setelah Tim Faensik Polda NTB mengtopsi jasad korban. Selasa (30/1/2018) lalu, hasilnya tidak ditemukan adanya kekerasan.

"Saat proses otopsi disaksikan Iangsung oleh pihak keluarga korban. Hasilnya menyebutkan kematian korban tidak ditemukan adanya kekerasan," ungkap dia.

"Korban mengalami depresi berat dan mengalami komplikasi sehingga jantungan," tambah Wongso.

Setelah diperiksa, Wongso mengaku, mayat korban sudah diserahkan ke pihak keluarganya dan sudah dikebumikan.

Di sisi lain, salah seorang saksi, Afriadin mengungkapkan, pihaknya maupun para saksi yang lain tidak menafikkan mendatangi korban. Namun, dia mengaku tidak sama sekali menyentuh apalagi melakukan tindakan kekerasan sebagaimana rumor dan isu yang berkembang di masyarakat.

"Kami memang berupaya menemui Ince Moa. Namun, tidak melakukan apa-apa sebatas adanya hubungan soal janji di antara kami. Kami menduga korban jantungan," ucap PNS di Pemkab Bima yang juga mantan petinju di Kota Bima itu. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item