Aksi Curanmor Warga Manggelwa Kepergok Massa, Tewas di Kandai Dua

Kondisi terduga pelaku curanmor yang tewas di tangan massa di Kabupaten Dompu, Sabtu, 17 Februari 2018. METROMINI/Dok
KABUPATEN DOMPU - Muhammad Arif Fatwa, pengurus Karang Taruna "Iwandai" di Desa Kandai Dua, Kabupaten Dompu menceritakan, telah terjadi upaya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Lingkungan Kandai Dua Barat, Kelurahan Kandai Dua, Kabupaten Bima, Sabtu, 17 Februari 2018.

"Kejadian curanmor ini tepatnya di rumah duka atas meninggalnya H. Lahmuddin. Terduga pelaku curanmor yangjuga korban pembunuhan massal ini berinisal A yang merupakan warga asal Desa Tanjung, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu," ungkap dia, Sabtu siang tadi.

Kata dia, terduga pelaku didapat sedang berusaha melakukan pencurian sepeda motor dengan seorang rekannya. Namun naas, aksinya tersebut dipergoki oleh beberapa orang pelayat dan sontak saja massa melakukan pengejaran.

"Terduga pelaku dan seorang rekannya berusaha melarikan diri ke arah barat dan memasuki areal persawahan di belakang perkampungan Lingkungan Kandai Dua Barat. Mereka mengarah ke jalan raya kampus Al Amin. Namun sial tidak dapat dielak, korban tertangkap namun rekannya berhasil meloloskan diri dari kejaran massa," cerita Arif Fatwa dalam lini masa akun Facebooknya.

Ia melanjutkan, aparat kepolisian yang tiba di TKP, namun sayangnya nyawa korban tak dapat ditolong. "Jasad korban sudah babak belur dan diamankan oleh pihak Polres Dompu untuk kemudian diserahkan kepada keluarganya di Manggelewa," ungkapnya seraya mengaku mendapat keterangan ini beberapa orang warga di TKP.

Lokasi atau Tmpat Kejadian Perkara (TKP) tewasnya terduga pelaku curanmor yang dibunuh massa di Kabupaten Dompu, Sabtu, 17 Februari 2018. METROMINI/Dok
Sementara itu, pihak Polres Dompu membenarkan kejadian pembunuhan massal yang terjadi di Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, NTB, Sabtu (17/02/2018).

Kasubag Hummas Polres Dompu, Iptu Suhatta menyampaikan bahwa terduga pelaku curanmor tersebut berinsial AM. Teruga pelaku merupakan warga asal Desa Tanjung, Kecamatan Manggelewa.

Terduga pelaku dihakimi massa hingga meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya di persawahan depan Kampus Al- Amin Dompu. Penganiaayaan massal ini setelah diketahui warga melakukan pencurian satu unit sepeda motor jenis Vario dengan Nomor Polisi EA 2403 NB.

Suhatta mengatakan, terduga pelaku melancarkan aksi nekadnya itu pada motor milik Rosmini Nahumaruri (25) warga Kelurahan Dorotangga yang melayat ke rumah duka di Kelurahan Kandai Dua. Rosmini memarkir kendaraannya di lapangan bulu tangkis kelurahan setempat.

"Selesai melayat dan hendak pulang. Korban tidak melihat sepeda motor yang diparkir. Dan menanyakan kepada beberapa warga yang sedang duduk di sekitar lokasi tentang keberadaan sepeda motornya," ucap Suhatta.

Lanjut dia, mendengar ada yang kehilangan sepeda motor. Warga yang kebetulan sedang ramai langsung melakukan pengejaran dan melihat pelaku di sekitar Cabang Cakre. "Massa yang begitu ramai berdatangan membuat pelaku langsung turun dari sepeda motor dan kabur ke arah persawahan," jelasnya. 

"Disaat itulah pelaku dikejar massa yang semakin ramai. Massa menangkap korban di persawahan depan Kampus Al Amin. Korban dihakimi hingga meninggal dunia. Dan di TKP dekat korban, kami temukan satu lembar kertas tilang dari Satlantas Polres Dompu atas nama Sarjan beralamatkan di Kecamatan Manggelewa. Selain itu, ada juga dua buah gelang yang diduga emas,” tambah dan tutup Suhatta, (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN CALEG DPR RI

Iklan Ideal Family Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Instal Metromini di Android Anda

Suara Anda

item