Desa Tangga Baru Bergejolak, Tiga Rumah dan Satu Motor Warga Dibakar Massa

Situasi warga yang sedang konflik antara dusun di Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Minggu (25/2/2018). METROMINI/Azhar
KABUPATEN BIMA - Gejolak kembali terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bima bagian selatan. Tepatnya di Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Minggu, 25 Februari 2018.

Informasi yang dihimpun, pertikaian antara dua dusun yang ada di Desa Tangga Baru (Dusun Tangga Baru dan Dusun Tanjung Baru), imbas dari peristiwa meninggalnya seorang pemuda dan satu orang kritis serta motor yang dibawa mereka dibakar massa. Diketahui, kedua korban amukan massa di Tangga Baru itu diduga mencuri ternak kambing milik warga.


Kapolsek Monta IPDA Edy Prayitno mengatakan,  telah terjadi penyerangan ke Dusun Tanjung Baru Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima yang dilakukan oleh sekitar 50 orang warga asal Dusun Tangga Baru pada yang sama. Puluhan warga datang ke Dusun Tanjung Beru dengan menggunakan senjata api rakitan, senapan angin, parang, panah dan tombak.

"Kejadian penyerangan ini sekitar pukul 14:00 WITA, Minggu, 25 Februari 2018,": ujar Kapolsek, Minggu siang tadi.

Kepulan asap rumah warga di Desa Tangga Baru yang dibakar massa. METROMINI/Azhar
Ia menjelaskan, kronologis penyerangan yaitu beberapa warga dari Dusun Tangga Baru datang dengan melewati kebun jagung milik warga. Mereka menuju bukit di sebelah selatan Dusun Tanjung Baru dan ingin menjerang Dusun Tanjung Baru.

"Akibat kehadiran puluhan warga asal Tangga Baru itu. Warga Dusun Tanjung Baru langsung berkumpul di bawah bukit. Dan beberapa warga Dusun Tangga Baru lainnya yang melewati jalan raya langsung melakukan pengerusakan dan pembakaran beberapa rumah milik warga Dusun Tanjung Baru," jelas Edy.

Kata Edy, akibat penyerangan tersebut, diperkirakan 3 rumah warga Dusun Tanjung Baru dan 1 unit sepeda motor dibakar massa. "Ada juga beberapa rumah dirusak oleh massa," tambah dia.

Sementara itu, sumber Metromini aparat yang lainnya mengaku, untuk sementara tidak ada korban jiwa dalam aksi penyerangan tersebut. Dan upaya mediasi antara dua dusun ini masih sedang difasilitasi dan modus dari penyerangan ini pun masih didalami. 

Kata dia, situasi antara kedua desa pun dalam kondisi siaga. Aparat Kepolisian dibantu oleh TNI pun turun mengamankan dua dusun yang sedang bertikai ini. 

"Diduga masih ada sebabnya dengan ketegangan yang terjadi sebelumnya antara kedua dusun pasca pembunuhan yang terjadi di lapangan Desa Tangga Baru beberapa hari yang lalu," ungkapnya. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item