Jembatan Simpasai-Monta Ambruk Januari 2018 lalu. Dibuat Jembatan Alternatif, Eh... Ambruk Lagi

Jembatan alternatif yang dibuat pihak Pemkab Bima rubuh dan alami longsong setelah dudukan jembatan kembali dihantam arus sungai, di Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, Minggu, 25 Februari 2018. METROMINI/Azhar
KABUPATEN BIMA – Kondisi sarana infrastruktur atau fasilitas umum berupa jembatan yang ada di Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima rusak berat akibat diterjang banjir bandang yang terjadi, Minggu, 7 Januari 2018 lalu. Jembatan yang putus ini merupakan jembatan akses dari Tente menuju Monta Dalam bahkan ke Kecamatan Langgudu, di wilayah Kabupaten Bima bagian selatan.


Pasca rusaknya jembatan tersebut. Respon Pemerintah Kabupaten Bima pun cepat setelah warga melakukan swadaya perbaikan secara bergotong royong dengan batang pohon. Bupati dan Wakil Bupati Bima yang turun meninjau langsung jembatan yang roboh itu pun menginstruksikan agar segera dibangun jembatan alternatif. Mengingat, jembatan ini merupakan jembatan inti yang menghubungkan ke berbagai desa di Monta Dalam dan Monta Luar. 

Setelah jembatan rubuh di tanggal 7 Januari 2018 lalu. Ini jembatan alternatif yang dibuat atas gotong royong warga di Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. FACEBOOK/Nahyar Munkar Aya Lauhil.
Belum lama ini, jembatan alternatif itu pun selesai dikerjakan. Para pengguna sembatan seperti biasanya menggunakan fasilitas itu dalam aktivitas yang ada sehari-hari. Namun, kondisi naas kembali terjadi, Minggu, 25 Februari 2018. Jembatan alternatif yang berada di Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima itu kembali ambruk.

Jembatan laternatif yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bima sepanjang lebih kurang 8 meter ini ambruk setelah dihantam derasnya arus sungai pada Minggu (25/2/2018) sekitar pukul 15:00 WITA. 

Putusnya jembatan mengakibatkan arus transportasi warga setempat lumpuh. Bahkan sebagian pengguna jalan terpaksa melintas di dasar sungai. Ada juga yang memutar balik dengan jarak tempuh yang lebih jauh. 

Pantauan Metromini, seorang warga atau pengguna jalan, Iksan mengatakan, putusnya jembatan ini berakibat lumpuhnya perekonomian warga. Arus transportasi dari Monta Selatan ke Monta Luar terputus.

“Jembatan ini merupakan jembatan penghubung antara Monta Luar dan Monta Selatan. Jembatan ini pula menghubungkan kecamatan tetangga seperti akses menuju ke Kecamatan Langgudu,” ungkap pemuda asal Kelurahan Dara, Kota Bima yang hendak menuju Desa Tangga Baru, kemarin sore itu.

Jembatan alternatif yang dibuat pihak Pemkab Bima setelah rubuhnya Jembatan di Desa Simpasai, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. GOOGLE/www.wartantb.com
Ia mengatakan, warga di kawasan Bima Selatan ini berharap agar jembatan segera diperbaiki kembali oleh pemerintah Kabupaten Bima. “Mereka sangat berharap jembatan ini segera diperbaiki karena menjadi akses vital yang menunjang jalannya roda perekonomian warga di wilayah Bima bagian selatan ini,” ucapnya.

Kata dia, puluhan kendaraan baik roda dua dan empat mengantri akibat jembatan alternatif ini kembali ambruk. Jembatan ini ambruk setelah bantalan ujung selatan jembatan mengalami longsor dan terkikis arus sungai. 

"Akibanya, konstruksi jembatan terlepas dari dudukan yang dibuat. Peresmian jembatan ini diperkirakan baru dilakukan sekitar pekan yang lalu," tutup dia.

Sementara itu, pihak Pemkab Bima dalam menaggulangi rusaknya jembatan alternatif yang baru dibuat dengan anggaran yang diduga bersumber dari kas penanggulangan bencana, masih dikonfirmasi kembali akibat musibah ini. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN CALEG DPR RI

Iklan Ideal Family Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Instal Metromini di Android Anda

Suara Anda

item