MANuFER di Manggemaci, Paslon ini Kian Diminati dan Dicintai

H. A. Rahman dan Hj. Ferra Amalia melantik dan mengukuhkan 414 orang Tim di Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpiunda, Kota Bima, Kamis, 22 Februari 2018. METROMINI/Dok
KOTA BIMA - Kamis, 22 Februari 2018 siang sekitar pukul 14:30 WITA. Tim Metromini yang bertandang ke kediaman Calon Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin tak tampak seperti biasa. Biasanya, ada beberapa personil Polisi Pamong Praja yang berjaga di kediaman rumah dinas Wakil Wali Kota Bima itu.

Namun, tak ada Pol PP siang kemarin, yang ada hanya belasan warga dan Tim MANuFER yang akan mendampingi H. Man dalam lawatannya ke acara silaturahmi dan pengukuhan Tim di Kelurahan Manggemaci, Kecamatan Mpunda, Kota  Bima.

Tepat 15:15 WITA, rombongan Tim MANuFER bersama H. Man berangkat menuju Kelurahan Manggemaci. Tiga mobil dan beberapa kendaraan roda dua mengiringi perjalanan Calon petahana itu diiringi sebuah mobil pick up yang mengantarkan H. Man dengan alunan nada silu (seruling khas bima), gendang dan gong hingga tiba di Kelurahan Manggemaci.

Tiba di Manggemaci. Kebetulan menjelang waktu shalat ashar. H. Man menyempatkan diri sholat berjamaan di salah satu mushola yang ada di kelurahan itu sembari menunggu pasangan calon waliknya, Hj. Ferra Amalia, SE, MM.

Sekitar pukul 16:00 WITA, H. Man dan Umi Ferra yang didampingi pengawalnya dari Brimob Bima disertai puluhan warga yang satu per satu berdatangan dan bergabung bersama pasangan MANuFER itu berjalan kaki sekitar 150 meter ke arah timur dan menuju lokasi acara pengukuhan Tim Pemenangan di Kelurahan itu.

Tiba di arena acara pengukuhan 414 Tim MANuFER di Kelurahan Manggemaci. Suasana semaran dan kurang dari seribu warga memadati arena itu. Seperti biasanya, acara pengukuhan yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur''an dan do'a, tiba pula saat H. Man berpidato setelah mengukuhkan ratusan tim pemenangannya di Manggemaci.

Pidato H. Man di Manggemaci

Sosok Calon Wali Kota Bima dari pasangan nomor urut 1, H. A. Rahman H. Abidin, SE. METROMINI/Dok
Di hadapan ribuan orang warga asal Kelurahan Manggemaci tampak pula tokoh pemuda, agama dan masyarakat Kelurahan setempat sangat antusias menerima pasangan nomor urut satu ini. Hadir pula dalam acara itu Ketua-ketua Partai pendukung, Ketua Tim dan rombongan pasukan pemenangan MANuFER memadati arena pengukuhan tim di Manggemaci.

Dalam pidato politiknya,  pria 52 tahun yang akrab disapa H. Man itu mengatakan, pasangan MANuFER merupakan pasangan calon yang diusung oleh tiga Partai politik dan dalam perkembangan perjuangannya didukung pula oleh empat Patai Politik yang sudah lolos di KPU dan akan menjadi peserta pemilu di tahun 2019 mendatang

"Saya bersama Hj. Fera Amelia diusung partai koalisi dari Demokrat, PKS dan PDI Perjuangan. Selain itu ada empat partai pendukung kami yang lolos pemilu yaitu Partai Perindo, Partai Garuda, Partai PSI dan ada pula PPP dan Partai Hanura kubu yang lain. Koalisi partai besar ini siap memenang MANuFER di Pilkada Kota Bima untuk kepemimpinan Kota Bima di periode 2018-2023," tegasnya.

H. Man mengungkan, sejauh dirinya sebagai Hamba Tuhan. Ia tak pernah menyangka bisa menjadi seorang Wakil Wali Kota Bima. Dan kehadiran dirinya bersama Umi Ferra di kelurahan Manggemaci bukan bukan hadir sebagai orang besar. "Kami hadir sebagai masyarakat biasa, sama seperti bapak dan ibu yang hadir di sini," ucap dia.

Ia mengatakan, sebagian besar orang di Kota Bima mungkin kenal tentang dirinya. Dan pada pencalonan ini, dia merasa bahwa dia bersama Umi Ferra hanya mengharapkan doa, agar masyarakat di Kota Bima, bisa melihat siapa putra daerah terbaik dari tiga pasangan calon yang ada untuk bisa melanjutkan estafet kepemimpinan di Kota Bima.

"Kehadiran kami bukan sebagai tokoh orang pusat. Tapi melaikan hadir sebagai masyarakat atau tokoh lokal yang ingin mengabdikan diri untuk membangun Kota Bima ke arah yang lebih baik untuk ke depannya," imbuh H, Man dengan nadanya yang datar.

"Saya bukan tokoh pusat tapi Saya Tokoh Lokal dan tau dan paham keinginan masyarakat Kota Bima untuk Hari ini, dua priode memimpin saya paham keinginan Masyarakat Kota Bima."

Di tengah acara berlangsung. Pak Ud yang merupakan tokoh masyarakat di Kelurahan Manggemaci mengawali pengantarnya bahwa kecintaan masyarakat terhadapt H. Man dan Umi Ferra tentu bukan hal yang baru. Kata Pak Ud, keduanya merupakan bagian dari tokoh sentral di Kota Bima yang kian diminati warga.

"Selaku tokoh masyarakat di Kelurahan Manggemaci. Tidak berlebihan jika kami mengatakan bahwa MANuFER kian dicintai masyarakat di Kota Bima. Dan kesan kesantunan serta disiplin maupun kepedulian tim MANuFER yang kerap membersihkan sampah usai acara, memberikan kesan yang terindah di hati masyarakat," ucap dia. 

Dan akan lebih dicintai lagi, lanjut Pak Ud, bila ada jembatan yang terhubung ke jalan kuburan dara, mengingat, diberlakukannya satu jalur, membuat masyarakat di Kelurahan Manggemaci harus berputar jika ingin ke pasar bima.

Menanggapin permintaan warga tersebut, H, Man menegaskan, jembatan penghubung akan dibuat, dengan catatan MANuFER menang di Kelurahan Manggemaci dan tentunya harus menang menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima untuk periode 2018-2023.

"Jika kami menang, khususnya di Kelurahan Manggemaci, jembatan itu akan dibuat pada tahun pertama kepemimpinan kami. Itu kontrak politik saya untuk masyarakat Manggemaci. Kalau tidak terlaksana,  datang ke kantor saya dan rumah saya,  Pintu rumah saya tetap terbuka buat masyarakat Kota bima," terangnya.

Ia pun menghimbau, dalam menjalani proses tahapan pilkada ini, dirinya berharap jangan sampai terprofokasi dan terpancing dengan kata-kata orang. 

"Biarkan org lain yang berbuat seperti kampanye hitam dan lain sebagainnya. Kita jangan membalasnya. Kebaikan 'ita doho kaso' (Bapak dan Ibu sekalian) adalah cermin 'mada doho dua' (kami berdua). Maka teruslah menebar kebaikan di mana saja dengan siapa saja," ajak H. Man.

Kata dia, nama pemimpin di Kota Bima ke depan sudah tertulis di Lauhil Mahfudz, "Tugas kita adalah bersatu dan berdoa menjemput nama itu," terang dia. 

Selain itu, H. Man yang berpidato lebih dari satu jam lamanya itu menambahkan, saat ini dan ditahun 2018 ini, Sungai Padolo dan Melayu akan dinormalisasi. Kota Bima mendapat bantuan anggaran dari pemerintahan negara Jepang sebanyak Rp200 lebih miliar untuk melepaskan kota bima dari ancaman banjir di masa mendatang, 

"Upaya ini dalam rangka usaha pemerintah dan meyakinkan warga bahwa Kota Bima akan bebas banjir. Dan ke depan, akan ada pembangunan DAM di Kota Bima yaitu di Jatibaru, Lelamase dan Nungga. DAM ini nanti akan berfungsi sebagai pengendali banjir, irigasi pertanian dan sarana air bersih," bebernya.

Pantauan Metromini, dari beberapa kelurahan yang telah dilakuan prosesi pengukuhan tim oleh MANuFER. Tak berkurang antusiasme warga dalam menjemput pasangan nomor urut satu ini. Tak kurang dari seribu warga menjemput kedua calon pemimpin kota bima ini dalam lawatannya di tiap-tiap kelurahan yang tersebar di Kota Bima. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item