Patut Ditiru! Taman baca "Semesta" Hadir di Kawasan Wisata Bombo Ncera

Anak-anak di Desa Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima saat mengisi waktu luang mereka di Pustaka Semesta Bombo Ncera. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Sosok penggas ini bernama Aswad. Lebih tren atau namanya di sosial media dikenal dengan Yuke Kancocity. Ia adalah ketua KPPBN (Komunitas Pemuda Pemerhati Bombo Ncera). Belum lama ini, oleh Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan, Bombo Ncera sudah diresmikan menjadi satu distinasi wisata yang ada di Kabupaten Bima. Bombo Ncera ini terletak di Desa Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten  Bima.

Yuke menceritakan, dalam fase hidupnya, seorang guru muda itu ternyata pernah mengajar di salah satu sekolah di Jakarta. Namun, pilihan untuk kembali ke kampung halamannya di Desa Ncera tak terbendung lalu. Hanya satu tahun Yuke menjadi guru di Ibukota, setelah itu dia kembali pulang ke Bima.

"Sejak saya memilih untuk kembali ke kampung halaman setelah hampir satu tahun saya mengajar di Jakarta. Keputusan saya ini sudah bulat. Dalam benak pikiran saya. ketika saya kembali ke kampung halaman apa yg bisa saya lakakan di kampung," tutur dia kepada www.metromini.co.id, Minggu, 4 Februari 2017 kemarin. 

Kata dia, pertanyaan itu selalu muncul dalam diri pribadinya. Alhasil, seiring dengan hobinya yang senang di alam terbuka. Ia pun melirik kawasan wisata Bombo Ncera di desanya sebagai bentuk pengabdian dan penyaluran hobi serta kemampuannya. 

"Pertanyaan mau apa sampai di Ncera terus membayangi benak saya. Dan berhubung saya hobi main di alam, saya mencoba untuk merintis dan memanfaatkan kawasan Bombo Ncera sebagai wadah aktualisasi diri bersama teman-teman muda di Ncera," ujarnya.

Kawasan  Wisata Semesta Bombo Ncera di Desa Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. FACEBOOK/Yuke Kancocity
Lanjut dia, perlahan lahan  ia mencoba mengajak seluruh anak muda di Desa Ncera baik yang laki-laki maupun yang perempuan untuk ikut bergabung dalam kegiatan merintis Bombo Ncera dan membangun perkumpulan Komunitas Pemuda Pemerhati Bombo Ncera.

"Alhamdulillah, dalam beberapa minggu setelah perkumpulan ini dibentuk langsung dibuatkan SK oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bima pada tanggal 12 Oktober 2017 lalu. Sejak saat itu KPPBN (Komunitas Pemuda Pemerhati Bombo Ncera) dinyatakan legal dan sah di mata pemerintah," ungkapnya.

Kata dia, dalam perjalanan selanjutnya. Semakin hari Bombo Ncera semakin dikenal. Kian banyak dukungan yang datang dalam membangun dan merubah Bombo Ncera menjadi tempat wisata yang dibanggakan. 

"Saat ini, Bombo Ncera sudah dikenal luas. Tak hanya pada tataran lokal maupun nasional. Di luar negeri pun sudah mulai di kenal karena memang promosi via online sangat membantu sosialisasi keberadaan destinasi yang dikenal dengan keindahan alam dan air terjunnya yang elok dan memberi ketenangan saat berwisata di Bombo Ncera," kata dia.

Saat ini, kata dia, pengurus punya niat dan mimpi untuk membangun sebuah pustaka semesta. Keinginan ini dilatarbelakangi atas kondisi anak muda ataupun para remaja saat ini yang semakin jauh dengan dunia pustaka dan membaca serta mau menulis dalam perkembangan hidupnya. 

"Remaja sekarang ini sangat memprihatinkan. Jarang dari mereka yang mau membaca apalagi menulis tentang apapun dalam fase perkembangan hidupnya. Untuk itu, kami mencoba menyiapkan perpustakaan dan mengajak mereka untuk belajar. Karena itu, semua anak-anak dan remaja khususnya di Desa Ncera baik yang sekolah dan yang kami ajak semua agar mereka mau belajar," jelasnya.

Anggota  KPPBN (Komunitas Pemuda Pemerhati Bombo Ncera) di Desa Ncera, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. FACEBOOK/Yuke Kancocity
Kata dia, yang terpenting dari generasi di Desanya. Anak-anak dan remaja di sana ada kebiasaan untuk membaca. Diakuinya, setiap hari Minggu, mereka selalu mengaakan diskusi-diskusi bersama anak-anak atau pejajar di sana. 

"Untuk anak SMA, kami ajak berdiskusi. Sementara, yang SD dan SMP, kita lebih fokus untuk membiasakan diri dalam membaca, menulis atau pun membuat ber-sastra seperti membaca puisi dan lainnya," sebut dia.

Ia menambahkan, memang kondisi buku di Pustaka Semesta Bombo Ncera masih sedikit. Namun, antusias dan partisapasi anak-anak remaja di sini kian semangat dalam mengembangkan kawasan wisata andalan yang ada di desanya.

"Walupun di Pustaka Semesta Bombo Ncera bukunya masih minim sekali. Namun kondisi ini tidak mengurangi semangat para generasi untuk terus melibatkan diri dan mengembangkan kawasan wisata andalan di desa kami. Dan sesungguhnya, tujuan kami dalam kegiatan ini semata-mata bagian dari membangun dana ro rasa (kampung halaman) yang lebih baik lagi," tutup Aswad kepada Metromini. (RED)


Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item