SDN Inpres Waduwani Menilai Tudingan Warga itu Sangat Keliru

Yusuf, Guru Olahraga di SDN Inpres Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. METROMINI/Agus Mawardy
KABUPATEN BIMA - Sorotan seorang warga Desa Waduwani, Amrin dalam implementasi pendidikan yang ada di SDN Inpres Waduwani, belum lama ini. Akhirnya, pihak SDN Inpres Waduwani memberikan klarifikasi atau hak jawabnya.


Seorang Guru Olahraga setempat, Yusuf mengungkapkan, apapun yang disampaikan oleh oknum warga itu sangat keliru. Beberapa item sorotan yang diklaimnya itu jauh dari kenyataan yang ada. Menurutnya, sejak kehadiran Kepala Sekolah yang sekarang, terhitung tangga 5 April 2017 lalu hingga saat ini kemajuan luar biasa yang terjadi di SDN Inpres Waduwani.

"Tudingan warga itu hanya penilaiannya yang sepihak. Secara jujur, apa yang disorot oleh Amrin itu di luar dari kenyataan yang ada. Terhiting sejak April 2017 lalu, SDN Waduwani di bawah pimpinan yang sekarang telah melakukan perubahan yang luar biasa upayanya," jelas Yusuf saat bertandang ke Redaksi Metromini, Rabu, 14 Februari 2018.

Kata dia, atas upaya Kepala yang sekarang. Pagar sekolah sudah dilakukan pemasangan kawat di setiap sudutnya. Papan sekolah yang bertahun-tahun lalu lamanya tidak ada, sekarang sudah dibuat dengan anggaran pribadi Pak Kepala Sekolah. 

"Selain itu, sekolah sudah di cat semua dan dibangun taman di dalamnya. Dan terkait yang disorot oleh warga itu bukan ruangan Kepala. Melainkan perpustakaan sekolah yang sempat dirusak oleh oknum warga lainnya," tandas dia.

Ia menambahkan, terkait dengan adanya siswa Kelas VI yang belum lancar membaca. Keberadaan siswa hanya satu orang saja. Dan itupun siswa tersebut mengalami gangguan mental.

"Jadi tidak benar siswa kelas VI di SDN Inpres Waduwani ada yang tidak bisa membaca. Adapun kurang lancar siswa tersebut berinisial A dan mengalami sedikit gangguan mental," ujar dia sembari menyebutkan jumlah siswa ada 101 orang di SDN Inpres Waduwani, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima itu.

Ia pun menyayangkan adanya tudingan miring terkait penerimaan sertifikasi guru dengan mutu pendidikan yang rendah, sebagaimana yang disoroti oleh Amrin. Menurutnya, pengklaiman semua yang disampaikan oknum warga tersebut hanyalah penilaian sepihak yang diduga mungkin ada persoalan pribadi di dalamnya.

"Secara jujur. Dibanding Kepala yang sebelumnya, belum ada perubahan di SDN kami. Baru di bawah Kepala Sekolah, Ahmad H. Idris, S.Pd atau yang sekarang perubahan itu terasa di sekolah kami. Dan kami pun sangat menyayangkan tudingan sepihak dari oknum warga itu," tandas dia. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item