Turunan Gunung Jatiwangi Telan Korban Jiwa, Seorang Wanita Tewas, Dua Orang Kritis

Korban yang meninggal (wanita) dan yang sekarat saat kecelakaan maut di turunan Gunung Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Jum'at (16/2/2018) sore tadi. FACEBOOK/Raflyana
KOTA BIMA - Satu tempat melepas penat atau spot wisata puncak kota yang baru saja di aspal jalannya di puncak Gunung Jatiwangi di Kelurahan  Jatiwangi, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Jum'at, 16 Februari 2018 sore tadi medulang kisah duka. Pasalnya, seorang warga asal Kelurahan setempat meninggal dunia saat melintasi turunan yang terjal dari atas puncak Gunung Jatiwangi. 

Seorang warga Jatiwangi yang juga mengetahui persis peristiwa kecelakaan maut itu, Raflyana mengungkapkan, sebenarnya di Gunung Jatiwangi sering kali terjadi kecelakaan. Dan sore tadi, dari tiga orang warga yang mengalami kecelaan, dua diantaranya mengalami luka dan keadaannya kritis sementara seorang diantaranya meninggal dunia di tempat.

"Gunung Jatiwangi kembali menelan korban. Jum'at (16/2/2018) sore tadi, dari kecelakaan maut 3 orang korbannya, yang mengalami luka dan kondisinya kritis dua orang. Dan satu orang meninggal dunia di tempat. Korban yang meninggal bernama Sita," tulis Raflyana pada lini masa akun facebook miliknya.

View laut dan pemandangan alam yang diambil dari atas puncak gunung jatiwangi.  FACEBOOK/Raflyana
Kata dia, kecelakaan maut yang terjadi di Gunung Jariwangi adalah kecelakaan tunggal. Sepeda motor yang ditumpangi korban dikendarai oleh adiknya. Saat itu korban bersama anaknya. Saat di turunan, motor mengalami kerusakan pada rem yang mengalami blonk.

"Kecelakaan di Gunung Jatiwangi sore tadi, korbannya adalah orang Jatiwangi. Kejadiannya, saat motor yang dibawa adiknya, korban membawa serta anaknya dan motor mengalami rem blonk pas turunan. Akhirnya motor terjatuh. Adik dan anak korban kritis sedangkan korban K Sinta meninggal dunia," kisah Raflyana.

Kata dia, selama dia ke Gunung Jatiwangi, dirinya memang merasa was-was menggunakan motor, Dia lebih baik jalan kaki atau jogging. Dia mengaku, sudah tak terhitung lagi kecelakaan yang terjadi di Gunung Jatiwangi selama ini. 

Menurut Nur Janah, memang tanjakan yang ada di Gunung Jatiwangi atau turunannya terbilang sangatlah curam dan berbahaya. 

"Banyak orang yang kecelakaan pas tanjakannya yang curam atau ngak saat mengarah pulang dan melintasi turunan dan tikungan yang tajam di gunung itu. Semoga pula amal ibadah korban diterima di sisi Allah SWT," ucap dia.

"Masya Allah, semoga korban dalam keadaan husnul khotimah. Aamiin," tulis warga lainnya, Nuris menambahkan komentar pada status yang dirilis Raflyana.di lini masa Facebook itu.

Sementara itu, untuk identitas dan kronologis persis kecelakaan yang menyebabkan seorang warga meninggal dunia di Gunung Jatiwangi, sore tadi. Satlantas Polres Bima Kota masih dikonfirmasi lebih lanjut atas kejadiaan naas ini. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item