Warga Desa Kala Tagih Janji Bupati Soal Bantuan Bencana

Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri dan beberapa Kepala OPD saat meninjau keadaan pasca bencana angin kencang di Desa Kala, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Selasa, 30 Januari 2018 lalu. GOOGLE/www.jurnalntb.com
KABUPATEN BIMA - Bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Donggo, Khususnya di Desa Kala dan sekitarnya, Senin, 29 Januari 2018 lalu. Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri langsung meninjau rumah-rumah warga yang diterpa bencana angin puting beliung sehari setelah itu, Selasa, 30 Januari 2018.


Tak hanya di Kecamatan Donggo, Bupati Bima pun menyambangi warga yang terkena dampak di Kecamatan Soromandi, seperti di Desa Wadu Kopa. Bupati Bima yang didampingi beberapa Kepala OPD sempat meninjau langsung dampak kerusakan akibat bencana angin kencang itu. Bupati pun melihat langsung tanaman jagung yang rusak akibat terjangan angin yang mengamuk di kawasan itu.

Dilansir dari salah satu media online di NTB. Bupati Bima dan rombongannya saat meninjau rumah warga yang mengalami kerusakan. Seperti di Desa Kala langsung memerintahkan Sat Pol PP untuk melakukan perbaikan secepatnya. Dana perbaikan itu pun dari urungan spontanitas para Kepala OPD dan Kabag-kabag lingkup Sekretariat Daerah dan dana pribadi Hj. Dinda, sapaan akrab Bupati.

Ternyata, dalam penanganan bantuan bencana sebagaimana yang dijanjikan saat menemui warga akhir Januari 2018 lalu. Warga Desa Kala, Syarif Gibrial Saputra masih menagih janji Bupati untuk merehab sebagian rumah warga yang terdampak agin kencang beberapa waktu lalu.

"Jangan cuman mendata saja dan mengumbar janji. Sejauh ini baru satu rumah yang dibangun. Sementara puluhan rumah lain masih menunggu janji Bupati cantik itu," ucap Syarif, Jum'at, 16 Februari 2018.


Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri dan beberapa Kepala OPD saat meninjau keadaan pasca banjir bandang di Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Jum'at, 16 Februari 2018. FACEBOOK/ La Ndolo Conary
Ia menyebutkan, ada 29 rumah warga yang dilaprokan mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang di akhir Januari 2018 lalu itu. Dan ada 3 yang kondisinya rusak berat. Sementara sisanya mengalam rusak sedang dan rusak ringan. 

"Rumah yang dibantu baru dari dana urungan yang dikerjakan oleh Pol PP. Sedangkan 27 rumah lain belum ada sentuhan sama sekali," bebernya.

Ia mengaku, kerusakan warga itu baru berupa hunian atau tempat tinggalnya. Dan itu hanya di Desa Kala, belum lagi warga desa lain yang terkena dampak seperti di Desa Wadu Kopa, Kcematan Soromandi. Ia menjelaskan, selain rumah warga, angin kencang yang mengamuk itu juga merusak lahan pertanian warga.

"Setidaknya ada 306 hektar tanaman jagung di Desa Kala yang kondisinya sudah rata dengan tanah dan dipastikan gagal panen akibat musibah angin kencang dan kondisi ini belum mendapat perhatian sama sekali hanya sebatas janji manis Bupati saat turun di Kecamatan Donggo meninjau korban bencana beberapa waktu yang lalu itu," tandas dia.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bima, Ir. H. Taufik Rusdi atau Bupati Bima dalam menanggapi pertanyaan warga ini, masih dalam upaya konfirmasi lebih lanjut. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item