Warga: H.Man Memang Dekat dengan Kami

Wakil Wali Kota Bima yang juga Calon Wali Kota Bima Periode 2018-2023, H. A. Rahman H. Abidin, SE. GOOGLE/www.lombokpost.net
KOTA BIMA -  Tak perlu diragukan lagi dengan karakter merakyatnya sosok Wakil Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin. Terhitung sejak tahun 2004, saat memegang Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kota Bima yang didirikan oleh Ryas Rashid. H, Man, panggilan akrabnya selalu mendapat ruang di hati masyarakat Kota Bima. 

Saat Pemilu di tahun 2004, dia melanggeng masuk menjadi Anggota DPRD Kota Bima dan mulai menata karir politik hingga menjadi Ketua Komisi III kala itu. Di Pemilu selanjutnya, pada tahun 2009, ia pun kembali terpilih menjadi wakil rakyat bersama 24 politisi terbaik di Kota Bima. Dua kali pemilu, H. Man menjadi salah satu legislator yang cukup kritis dan disegani pada masanya itu.

Pada pemilihan Wakil Wali Kota di tahun 2010, di mana terjadi peralihan kepemimpinan sepeninggalan Wali Kota Bima, H. M. Nur A. Latif yang meninggal dunia, H. Man pun menjadi salah satu Calon Wakil Wali Kota yang akan mendampingi kakaknya, H. M. Qurais yang sudah dilantik menjadi Wali Kota. 

Alhasil, pada pemilihan itu, H. Man pun terpilih dan pada Pilkada di tahun 2013 lalu, pasangan incumbent yang dikenal dengan singkatan Qurma (Qurais-Man) pun tanpa ada kendala yang berarti memenangkan pertarungan Kepala Daerah saat itu.

Baca juga: Soal Banjir, H. Man Minta Maaf

Kini, di tengah Sang Kakak (Wali Kota-red) yang sudah memimpin dua periode dan harus pensiun dari pentas pemilihan. Tetap mempercayakan kepemimpinan Kota Bima selanjutnya kepada adiknya itu. Terbukti, Wali Kota Bima yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bima telah menjatuhkan dukungannya kepada pasangan H. A. Rahman dan Hj. Ferra Amalia sebagai Bakal Calon Wali dan Wakil Wali Kota Bima atau menajadi peserta di Pilkada tahun ini.


H. Man saat mempersiapkan diri mengunjungi warga korban bencana, beberapa waktu yang lalu. METROMINI/Dok
Seorang rekan H, Man yang juga Ketua PDK Kabupaten Bima di tahun 2004-2009 lalu, A. Natsir, S. Sos menilai bahwa sepak terjang dan hiruk pikum yang dirasakan H, Man menjadi politisi tentu sudah cukup matang. 

"Suami Umi Badra itu sudah dua periode di legislatif dan dua periode menjadi Wakil Wali Kota Bima, tentu sangat paham tentang karakter masyarakat dan mengerti arah keinginan warga namun belum memiliki kendali yang penuh atau kewenangan yang utuh sebagai Kepala Daerah," terang Natsir.

Baca juga: Ribuan Pendukung Inti MANuFER Konsolidasi Akbar di Kediaman H. Man

Kata dia, sisi loyalitas sosok H. Man baik sebagai adik dan bawahan dari Wali Kota Bima tak perlu diragukan lagi. Dua periode pasangan ini sempurna tanpa ada perselisihan dan ujungnya bisa diukur dengan pemberian dukungan oleh H. Qurais selaku Ketua Demokrat dan juga kakak H. Man di Pilkada tahun ini. 

Kediaman H. Man yang membuka dapur umum saat bencana yang terjadi di Kota Bima. METROMINI/Dok
Sisi lainnya, kata dia, H. Man adalah sosok yang sangat merakyat. Dia dekat dengan rakyatnya. Gaya berkomunikasi  H. Man pun tak kaku serta bersifat formal. Sosoknya mudah diajak berkomunikasi.Dan jika memang H. Man tidak akrab dengan warganya, tentu beliau takkan menjadi anggota DPRD Kota Bima dan Wakil Wali Kota yang masing-masing dua periode lamanya.

"Beliau ini sebenarnya sangat dekat dengan warganya dan responsif terhadap aspirasi serta cerdas dalam memberikan solusi. Namun, untuk menjaga dinamika keharmonisan dan ambisi, beliau sangat paham menempatkan diri dalam statusnya menjadi Wakil dan juga adik Wali Kota Bima saat ini," jelas Natsir. 

Tertimoni lainnya tentang sosok H, Man ini diungkapkan oleh H. Ongki. Menurutnya, H. Man adalah sosok yang tepat untuk memimpin Kota Bima selanjutnya. Beliau bisa menyempurnakan kekurangan-kekurangan dari pembangunan yang sedang berjalan di Kota Bima saat ini. 

"Dia sangat dekat dan mengerti persoalan dan kebutuhan yang dialami masyarakat. Hanya saja beliau butuh kewenangan yang utuh dalam mengambil kebijakan dan membawa angin perubahan yang lebih baik untuk masyarakat di Kota Bima," ucap seorang Haji muda itu.

Baca juga: Lutfi Jelaskan Soal Dana di BNPB dan Menilai Walikota Baik Tangani Bencana Lalu

Warga lainnya, Agus alias Oggie mengaku, dalam membangun komunikasi dengan seorang pemimpin. Dirinya merasakan betul betapa mudah dan asyiknya berbicara dan menyampaikan pandangan kepada H. Man. 

"Sosoknya responsif. Beliau cerdas dan mau menerima aspirasi warga selama itu untuk kemajuan Kota Bima tercinta," ucap pengusaha asal BTN Rontu, Kelurahan Panggi itu, belum lama ini.

Aktivitas Terkini H. Man

H. Man saat mendatangi rumah warga yang menjadi korban puting beliung di Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota. METROMINI/Dok
Seorang dekat H. Man yang sempat berbicara ringan dengan Reporter Metromini namun tak diungkap namanya berhubung dalam suasana Pilkada dan aturan yang mengikat. Kata dia, selama hampir 8 tahun mendampingi H. Man sebagai Wakil Wali Kota Bma, H. Man adalah orang yang disiplin terhadap janji dan selalu hadir di tengah masyarakat asal ada kesempatan sejak beliau menjadi Wakil Wali Kota. 

"Ya, misalnya, mengunjungi acara pernikahan, mendatangi warga yang meninggal atau menyantuni masyarakat yang susah dan menjenguk warga di Rumah Sakit," tutur dia. 

Namun, kata dia, kebiasaan H. Man itu jarang ingin dipublikasikan. Dia pun akan menegur jika ada  yang ingin memfoto dalam kegiatan pribadinya mendatangi warga. Diakuinya, H. Man sangat mengerti di mana kegiatan yang kapasitasnya sebagai Wakil Wali Kota dan dirinya sebagai sosok pribadi.

"Kita bisa melihat saat deklarasi lalu. Karena istrinya PNS. H. Man hadir di deklarasi dan tidak didampingi istri karena aturan. Saat meninggal mantan Ketua MUI atau warga yang dikenalnya. Beliau akan ngelayat sebisa mungkin dan bila perlu menyetir mobilnya sendiri. Jadi, jangan heran kalau sekarang ada warganya yang kena musibah respon H. Man bukan karena kepentingan menjasi Calon Wali Kota tapi itu memang sudah karakter aslinya," ucap pemuda yang mengabdi di Pemerintah Kota Bima itu.

Baca juga: MANuFER Siap Berselancar dan Memenangkan Pertarungan Pilkada 2018

Sementara itu, di sela-sela dirinya yang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bima, di beberapa kejadian seperti tragedi taman ria, 4 warga kota bima yang ketimban dahan pohon mangga yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia. H. Man pun berkunjung ke rumah duka di Kecamatan Asakota dan menjenguk korban lainnya di RSUD Bima, belum lama ini.

Selain itu, kegiatan terkini H. Man adalah menyantuni korban-korban bencana seperti mendatangi rumah warga yang terkena longsor. Ada pula warga yang menjadi korban angin puting beliung seperti di Kelurahan Jatiwangi serta para warga di Kelurahan Paruga dan sekitarnya yang menjadi korban banjir di tanggal 13 Januari 2018 lalu. H. Man selalu hadir dan membantu serta merasakan duka yang dialami warganya. 

Di samping itu, dalam menguatkan tim dan pendukungnya, belum lama ini pula, H. Man mendatangi rumah Pengurus Parpol pengusungnya di Kelurahan Tanjung, Kota Bima. Tampak pula, setiap kehadiran H. Man mendapat sambutan yang hangat dari warga karena sosoknya yang kharismatik dan penuh wibawa itu. 

Rencananya, Sabut, 3 Februari 2018 siang nanti, Pasangan Calon (Paslon) yang ber-tag line-kan istilah MANuFER (Man dan Ferra) ini akan melaksanakan kegiatan pengukuhan Tim Pemenangan di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima. (RED*)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN CALEG DPR RI

Iklan Ideal Family Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Instal Metromini di Android Anda

Suara Anda

item