April 2018, BPBD Jambi Datang Studi Banding di Kota Bima

"Tim Update Siaga Bencana Sudah Terbentuk di Tiap Kelurahan"
Kepala BPBD Kota Bima, Ir. H. Sarafuddin. METROMINI/Agus Gunawan
KOTA BIMA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, Ir. H. Sarafuddin mengungkapkan, berangkat dari pengalaman banjir bandang yang melanda Kota Bima selama 3 kali beruntun di akhir 2016 dan awal 2017 membuat pihaknya banyak belajar dan cepat mengevaluasi langkah-langkah dalam penanggulangan bencana khususnya musibah banjir bandang.

Kepada media ini, Sarafuddin mengaku, saat bencana awal melanda, Kota Bima belum ada pengalaman dalam melakukan penanggulangan bencana yang sifatnya terstruktur dan efisien. Namun, sembari perjalanan yang terjadi dan tingkar partisapasi warga maupun para relawan dari berbagai pelosok negeri ini. Membuat, Kota Bima yang terendam lebih dari 80% wilayah administrasinya dan diterpa banjir bandang 3 babak jatuhnya.

"Hanya dalam rentan waktu satu semester, kita bisa keluar dari kemelut bencana dan kembali menata kehidupan yang seperti sebelumnya di Kota Bima. Hanya 6 bulan masa pemulihan pasca bencana. Roda pemerintahan dan ekonomi maupun sosial di kehidupan masyarakat dan pemerintah Kota Bima kembali berjalan normal," ucap dia, di ruang kerjanya, Selasa (13/3/2018) kemarin.

Saraf mengatakan, atas keberhasilan tersebut, pihaknya telah berkordinasi dengan kantor BPBD Jambi yang rencananya akan melakukan studi banding ke Kota Bima dalam rangka belajar tentang pemulihan dan penanggulangan bencana banjir bandang.

"Pihak BPBD dari Jambi akan datang studi banding di Kota Bima tanggal 8-11 April 2018 depan. Tentu kita akan menyambutnya dengan tangan yang terbuka," ucap dia.

Selain itu, saraf menambahkan, selain kabar studi banding pihak BPBD dari Jambi. Saat ini, untuk setiap kelurahan di Kota Bima sudah membentuk Tim/Kelompok Penanggulangan Bencana. 

"Jadi, di setiap kelurahan yang tersebar di Kota Bima, jika musim hujan melanda atau kejadian bencana terjadi. Sudah ada Tim Penanggulangan Bencana yang dibentuk di masing-masing kelurahan. Tim ini pun sudah diberikan pelatihan yang memadai," ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan yang diberikan kepada Tim ini berupa pembinaan khusus sebagai garda penyampai informasi tentang perkembangan keadaan cuaca dan perkembangan situasi saat terjadinya bencana.  Mereka akan saling berkordinasi dan bekerja secara terkoordinasi dengan kordinator Tim yang ada di BPBD untuk selanjutnya memberikan kabar terkini terkait dengan keadaan bencana yang terjadi saat itu juga.

"Perkembangan akan disampaikan secara update dari keadaan cuaca di wilayah hulu hingga di kawasan hilir yang ada di Kota Bima. Program ini, dalam rangka menghilangkan adanya sebaran informasi hoax yang bisa memicu kegaduhan dan mengancam keamanan dalam kehidupan sosial masyarakat Kota Bima," tambah dan tutup mantan Kadislutan Kobi itu. (RED | ADV)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item