Dilapor Aniaya Demonstran, "Nggempo: Silahkan Lapor, Lahir Batin Dunia Akhirat Proyek Kami Mantap"

Aksi koboy Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bima depan kantor Bupati Bima, Senin, 5 Februari 2018. METROMINI/Agus Gunawan

KABUPATEN BIMA - Masih ingat aksi koboi seorang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terhadap demonstran di depan kantor Bupati Bima, bulan lalu. Kala itu, saat Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Bima menggelar unjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kabupaten Bima, Senin, 5 Februari 2017 lalu, tiba-tiba Ir. H. Nggempo yang juga Kadis PUPR datang dengan mobil dinas berwarna hitam dan diduga menganiaya demonstran hingga berakhir pada adanya pelaporan polisi.



Aksi KAKI Bima saat itu menyoroti tentang proyek infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Bima yang diduga mengandung unsur korupsi. Di tengah proses yang terjadi di lembaga hukum atas adanya laporan dari aktivis atas dugaan penganiayaan dan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh oknum Kadis yang mejabat selama 12 tahun di Dinas PUPR Kabupaten Bima. 


Ir. H. Nggempo saat dikonfirmasi wartawan mengenai kasus ini mengangap sebuah dinamika yang wajar dalam era demokrasi. Nggempo yang ditemui beberapa awak media usai melakukan pertemuan tertutup di kantor Kejari Raba Bima, Jum'at, 9 Maret 2018 kemarin mengatakan, laporan polisi terhadap dirinya tidak ada masalah. 

"Siapapun yang melakukan atau memasukkan laporan terhadap saya itu tidak masalah. Itu sudah menjadi hak warga negara yang diatur dalam UU," ucap dia, kemarin.


Nggempo yang terlihat tergesa-gesa menaiki mobil dinasnya itu mengaku, memberikan laporan polisi adalah hal yang wajar. Semua proses yang terjadi tentunya bagian dari proses hukum yang diakui dalam negara ini. Dan bila ada yang melapor, sahut dia, itu merupakan hak dan karakter seseorang yang diakui dalam aturan hukum yang ada.

"Tidak masalah, siapa pun yang lapor itu sudah hak warga negara. Semua pelaporan akan kembali ke proses hukum. Dan apapun yang disampaikan orang lain, itu sudah menjadi karakter orang. Kami yakin itetap kembali ke hukum kok. Kalau dia menyampaikan sesuatu pada seseorang sudah menjadi karakter seseorang," ujarnya sembari naik ke dalam mobil dinasnya.

Kata dia, sejumlah pekerjaan proyek yang disoroti pihak LSM dan masyarakat selama ini, tidak ada masalah yang terjadi. Ia menyakini, semua proyek infrastruktur di wilayah Kabupaten Bima telah dilaksankan dengan mantap dan tanpa ada masalah.

"Kami lahir batin dunia akhirat. Proyek kami mantap dan tidak ada masalah," tutup Kadis 12 tahun itu dan berlalu meninggalkan awal media yang tergesa-gesa naik mobil dinas bermerk warna hitam itu. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item