Kasat Reskrim Janji Tuntaskan Kasus Dugaan Pungli Try Out yang Berujung OTT

Kapolres Bima (kanan) dan Kasat Reskrim Polres Bima, AKP. David Sidik (kaos hitam) saat temu bincang dengan media di Surf Cafe, semalam. METROMINI/Agus Gunawan

KABUPATEN BIMA - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli, Kamis, 22 Maret 2018 lalu, terhadap Kepala Unit Pelaksana Tehnis Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (KUPTDikbudpora) Kecamatan Bolo, AH (56) dan seorang stafnya AF (40) yang belum ditetapkan sebagai tersangka menuai pertanyaan bagi publik.

Pasalnya, OTT yang diduga melakukan pungutan liar kepada sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Bolo terkait dengan pengumpulan uang kegiatan try out ditengarai tidak memiliki dasar hukum dan dilakukan atas inisiatif pihak UPTD yang disinyalir adanya perintah dari Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.

Diberitakan sebelumnya, pungutan yang diambil per siswa nilainya bervariatif pada masing-masing UPTD se Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bima. Dan saat ini, kasus ini tengah dalam penyidikan pihak Polres Bima.

Baca: "Sinetron" Polemik Tryout Berujung OTT

Ditemui semalam di Surf Cafe, Kasat Reskrim Polres Bima, AKP. David Sidik mengakui telah melepas dua orang yang terlibat dalam OTT di hari Kamis (22/3/2018) lalu. Namun, pihaknya menegaskan kasus ini menjadi atensi Polres Bima dan kini tengah dalam tahap penyidikan. 

David mengaku, pada saat pengungkapan kasus ini di kantor UPTD Dikbudpora Kecamatan Bolo, diamankan Kepala UPTD dan stafnya beserta uang tunai sebesar Rp42 juta. 

"Kami sudah meminta keterangan dari Kepala UPTD Bolo (AH) dan stafnya (AF) dan telah melepas sementara. Barang bukti uang sebesar Rp42 juta telah kami amankan," ungkap David pada salah satu media online di Bima, Rabu, 27 Maret 2018.

Diakuiya, hari ini, ada lima orang saksi dalam kasus ini. Sementara untuk tersangka belum ditetapkan. Ia mengharapkan, publik tetap mempercayakan kepada pihaknya dalam penuntasan kasus ini. "Kami harap publik bisa bersabar dalam kasus ini. Dua orang pejabat UPTD Bolo saat ini statusnya masih terperiksa. Ada 5 orang saksi yang telah diperiksa tambah hari ini," ucap dia.

Intinya, David mengaku, bersama Satgas Saber Pungli, pihaknya akan tentukan langkah selanjutnya dalam kasus ini.  "Dalam waktu seminggu, kami akan memperjelas kasus ini dan menetapkan status hukum para pihak yang terlibat di dalamnya," pungkas dia di Surf Cafe saat temu bincang dengan awak media, semalam. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN CALEG DPR RI

Iklan Ideal Family Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Instal Metromini di Android Anda

Suara Anda

item