Oknum Santri di Wera, Diduga Perkosa Tetangganya Seorang Pelajar SMP

Proses penangkapan pelaku dugaan pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Wera, pagi tadi. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA -  Kapolsek Wera, IPDA. H. Syamsudin mengungkapkan, Jum'at, 9 Maret 2018 sekira pukul 10:30 WITA, pagi tadi, telah terjadi peristiwa dugaan Tindak Pidana Pemerkosaan yang dilakukan pelaku berinisial F (17). Terduga pelaku adalah pelajar asal Ponpes Nurulhuda yang beralamat di Dusun Radu, Desa Bala, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.

"Sementara korban dalam kasus ini adalah YR (13) seorang pelajar asal SMPN 10 Wera yang beralamatkan di Desa Bala juga," ucap Kapolsek dalam siaran persnya, Jum'at, 9 Maret 2018.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian ini berawal saat korban dijemput oleh pelaku di sekolahnya. Pelaku menjemput korban atas suruhan dari Ayah korban. Penjemputannya pun menggunakan sepeda motor milik Ayah korban.

"Untuk jasa penjemputan, ayah korban memberikan uang kepada pelaku atau jasa disewa sebanyak Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah). Dan memang setiap hari korban ini selalu dijemput oleh pelaku," ujarnya.

Kata dia, rumah pelaku dan juga korban adalah bertetangga. Sepulang korban dari SMPN 10 Wera, korban dijemput oleh pelaku, tiba-tiba di tengah jalan pelaku mengajak korban ke TKP dugaan terjadinya pemerkosaan.

"TKP ini di So Tamiang, Dusun Tengge, Desa Kalajena, Kecamatan Wera. Modusnya pelaku mengajak korban melihat kelapa di SoTamiang. Saat ada kesempatan, pelaku langsung memeluk korban dari arah belakang. Kemudian pelaku merebahkan korban secara paksa hingga jatuh, lalu pelaku membuka paksa celana korban. Setelah itu pelaku langsung memasukan paksa alat kelaminnya ke arah kelamin korban," jelas Kapolsek.

"Pada saat itu korban menangis serta meronta-ronta sambil berteriak namun pelaku tidak menghiraukannya dan menutup mulut korban," tambahnya.

Korban dugaan pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Wera, pagi tadi. METROMINI/Dok
Kata dia, atas kejadian tersebuyt keluarga korban melaporkan peristiwa dugaan pemerkosaan ini ke Mapolsek Wera. 

"Saksi-Saksi dalam kasus ini yaitu dua orang petani atas nama A. Karim dan M. Yunus. Sementara pihak korban pun sudah melakukan visum dalam kasus ini," ungkapnya.

Lanjut dia, pihaknya pun menghimbau kepada keluarga korban agar tidak main hakim sendiri dan  menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak Kepolisian untuk diproses sesuai hukum yg berlaku. 

"Kami telah melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku. Sekira pukul 16:50 WITA pelaku berhasil diamankan dan langsung digeser ke Polres Bima Kota dengan menggunakan Mobil Patroli Polsek Wera untuk diserahkan kepada Unit PPA Polres Bima Kota untuk diproses lebih lanjut," jelasnya.

Ia mengaku, hingga saat ini situasu umum di wilayah hukum Polsek Wera dalam keadaan aman dan terkendali. Dan sementara pihak  Ponpes Nurulhuda dan SMPN 10 Wera masih dikonfirmasi terkait dituangkannya nama sekolah tersebut dalam pemberitaan ini. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

Balon Anggota DPRD Kabupaten Bima

item