Rencananya Manajemen RSUD Bima Akan Libatkan Brimob Sebagai Tenaga Security

Direktur RSUD Bima, drg. Ihsan. GOOGLE/www.koranstabilitas,com
KOTA BIMA - Maraknya tindakan berbau pidana dan pemaksaan kehendak ulah oknum yang tidak bertanggung jawab yang terjadi di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima kerap mewarnai pelayanan yang ada di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Bima itu. Tak ayal, kondisi kisruh pun dan polemik terjadi hingga menyita pihak manajemen RSUD Bima berurusan pada bidang yang diluar tupoksinya ini. 

Atas keadaan itu, Direktur RSUD Bima, drg. Ihsan merencanakan, pihaknya akan bekerja sama untuk menggunakan jasa keamanan dari pihak Kepolisian (Baca: Brimob) yang akan bertugas di RSUD Bima.

"Kondisi polemik dan kisruh yang kian mewarnai pelayanan kesehatan di RSUD Bima, rencananya dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi kami akan mencoba mengambil kebijakan yang terbilang berani, yakni melibatkan aparat kepolisian di RSUD Bima," tandas dia, Kamis, 22 Maret 2018 kemarin.

Kebijakan ini, kata Ihsan, guna menjaga keamanan dan kenyamanan di rumah sakit. Langkah ini pun termasuk mengantisipasi terjadinya tindakan anarki dari keluarga pasien yang tidak puas dengan pelayanan kesehatan dan cenderung memaksakan kehanedak.

"Dukungan aparat baik dari kepolisian pun sangat diharapkan demi keberlangsungan manajemen RSUD Bima yang kian memberikan pelayanan terbaiknya untuk masyarakat. Dan hal lain yang berbau anarkis dan tindakan berlebihan dari keluarga pasien, dapat diminimalisir," tegasnya,

"Tentunya pula kehadiran anggota Kepolisian akan tetap mengedepankan etika dan rasa kekeluargaan serta profesionalitas pelayanan yang maksimal. Sejauh ini sudah banyak tenaga keamanan seperti Satpam. Namun, tidak cukup menjamin rasa aman para tenaga medis, bidan, perawat dan personalia yang ada di RSUD Bima dalam menjalankan tugasnya,” papar Ihsan.

Baca: Diduga Tagih Biaya Rawat Tahun 2015 Lalu di RSUD "Sambil Rusuh", Oknum Keluarga Pasien Dipolisikan

Manajemen RSUD jelasnya, akan bersurat ke Polres Bima Kota, perihal meminta bantuan personel guna menjaga dan menertibakan proses pelayanan di rumah sakit. Kata dia, aparat yang dimintai bantuan itu, akan mengisi pos-pos penjagaan yang telah tersedia.

“Kami akan bersurat ke pihak Kepolisian dan Kodim Bima,”katanya. 

Dengan adanya aparat nantinya, sambung Ihsan, aktifitas pelayanan pasien dan lainnya di RSUD Bima, tidak lagi terganggu.

"Kalau sudah aman, saya yakin aktifitas pegawai lancar dan pasien juga merasa puas dilayani. Pokoknya, rumah sakit harus aman, karena ini menyangkut nyawa manusia," terangnya.

Dilain pihak, Ihsan meyakinkan, terus berupaya maksimal meningkatkan pelayanan dengan selalu mengevaluasi kinerja layanan yang dilakukan. Sebab selama ini diakuinya, belum maksimal.

“Jika pasien selama ini masih belum puas, kami evaluasi dan akan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan yang lebih baik,” janjinya. (RED | ADV)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

Balon Anggota DPRD Kabupaten Bima

item