Skandal OTT, Polisi Masih Lidik, Pemkab Diminta Tidak Ikut Campur


 Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Bima, Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Bima, Kompol Abdi Mauliddin, S. Sos. METROMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA – Peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan pungutan liar (pungli) biaya try out yang terjadi di UPT Dinas Dikbudpora Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, yang terungkap pekan lalu terus saja menggelinding. Dilepasnya terduga tersangka kasus itu terus menjadi sorotan publik dan menuai sorotan kinerja pihak Tim Saber Pungli dan Polres Bima.

"Tangkap Sekertaris Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima dan Kabid Dikdas. Diduga mereka otak dibalik skandal kasus TRY OUT berujung OTT itu," tegas Ativis, Bang Yhank, Kamis, 29 Maret 2018 pagi ini.

Menanggapi sorotan publik tersebut, Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Bima, Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Bima, Kompol Abdi Mauliddin, S. Sos mengungkapkan, pada prinsipnya pihak kepolisian tetap melakukan lakukan proses penyelidikan (lidik) terkait kasus OTT itu. 

"Pendalaman kasus tetap dilakukan dan tidak akan serta merta melakukan penangkapan pada kasus OTT yang diduga dilakukan oleh pejabat di kantor UPTD Dikbudpora Kecamatan Bolo," ujar Waka pada Metromini, Rabu (29/3/2018) kemarin.


Lanjut dia,  saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman. Ia berharap, pihak Pemkab Bima tidak masuk terlalu jauh dalam kasus ini. Dan kepada warga bisa mempercayakan kasus ini ditangani secara profesional oleh pihak Polres Bima.

"Benar tidaknya kasus ini ada unsur pidananya. Tentu, tidak serta merta langsung menangkap orang. Kasus ini harus jelas dulu. Dan kami pun sudah menyampaikan kepada Wakil Bupati terkait perkembangan kasus ini. Kami harap, pihak Pemkab Bima tidak terlampau jauh dalam mengintervensi atau campur tangan dalam kasus ini,” jelas Abdi sembari meminta wartawan bersabar dan memberi waktu pihaknya untuk bekerja.

Baca: "Sinetron" Polemik Tryout Berujung OTT

Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan. METROMINI/Agus Gunawan
Sementara itu, Wakil Bupati Bima, Drs. H. Dahlan di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya akan terus memastikan kalau masalah OTT ini tetap berlanjut. Kata Wabup, saat ini, tengah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait masalah pengumpulan uang yang bersumber dari dana BOS masing-masing sekolah yang dikumpulkan untuk melaksanakan kegiatan Try Out ini.

“Masalah OTT ini tetap berlanjut. Laporan pihak kepolisian setelah dilakukan pemeriksaan, tenyata   dana itu berasal dari anggaran dana BOS. Intinya, sedang dilakukan pendalaman kasusnya,” ujar Wabup.

Diakuinya, dari hasil pemeriksaan penyelidikan memang ada barang bukti. Dan anggaran try out yang menjadi obyek OTT di UPTD Dikbudpora Kecamatan Bolo sudah dipastikan bersumber dari dana BOS.  

"Tentu akan kita kaji dan analisa apakah dana BOS dapat dipergunakan untuk membiayai try out. Sementara barang buktinya masih diamankan oleh pihak Kepolisian," ucapnya.

Ia mengatakan, dalam penggunaan dana BOS tentu ada reulasinya. Soal bisa dan tidak dipergunakan untuk mebiayai try out, nanti pihak penyidik yang akan mendalaminya. "Ada aturan sal BOS dengan merujuk Permen Dikbud nomor 1 tahun 2018,” sebutnya.

Pemerintah Daerah, kata Wabut, tidak akan ikut campur dalam proses yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Soal polisi belum melakukan penahanan dan hanya wajib lapor bagi terduga, itu urusan dan kewenangan pihak polisi.

“Intinya dalam pemeriksaan ini pemerintah, tidak akan dan tidak boleh ikut campur kaitan dengan kewenangan pihak kepolisian. Kalau terkait masalah belum ditahan, hanya wajib lapor, itu urusan polisi. Kami tidak bisa masuk mengintervensi hal itu,” tutupnya.

Sementara itu, didengungkannya nama Sekretaris Dinas Dikbudpora dan juga Kabid Dikdas dalam masalah ini. Informasi yang dihimpun media ini, keduanya membantah jika ikut terlibat dan mengetahui adanya pungutan dari pihak UPTD terhadap dana BOS dari masing-masing sekolah yang digunakan untuk membiayai kegiatan try out tersebut. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

Balon Anggota DPRD Kabupaten Bima

item