Pengerjaan Dua Jalan Ekonomi Mangkrak, Kades Boro Dituding Penghianat


Kondisi jalan di Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima yang belum diselesaikan oleh Pemdes Boro dan menuai pertanyaan warga setempat. METROMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA - Pengerjaan jalan ekonomi yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2017 lalu, di Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, hingga kini masih mangkrak alias belum dituntaskan Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

Al hasil, atas tidak kunjung rampungnya pengerjaan jalan ekonomi yang begitu penting itu, warga bersuara dan mempertanyakan janji Kades Boro yang memastikan akan menyelesaikan pengerjaan jalan ekonomi tersebut.

Warga Desa Boro, Ade Wirawan menuding kades ingkar janji dan diduga telah menilep anggaran pengerjaan jalan ekonomi tersebut.

Ia menje;askan, kegiatan pembangunan jalan ekonomi di So Kabita anggarannya sebesar Rp78 juta. Sementara pengerjaan jalan ekonomi di So Tarubu senilai Rp123 juta lebih. Menurutnya, penyelesaian rpyek jalan tersebut masih dipertanyakan oleh masyarakat. Kata dia, tidak saja menjadi temuan masyarakat. Pihak Ispektorat Kabupaten Bima pun mengatensi dan menemukan kejanggalan atas pengerjaan dua ruas jalan ekonomi tersebut.

“Pengerjaan dua ruas jalan ekonomi itu menjadi temuan pihak Inpektorat Kabupaten Bima., sekitar dua bulan yang lalu,  Inpektorat  memonitoring kondisi jalan yang dikerjakan menggunakan ADD tahun anggaran 2017 oleh Pemdes Boro. Dan saat ini, jalan tersebut sama sekali tidak bisa digunakan atau proyeknya belum dituntaskan,” terang dia  pada Metromini, Jum'at, 7 April 2018 lalu.

Surat kesepakatan penyelesaian pekerjaan jalan di Desa Boro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. METROMINI/Agus Gunawan
Diakuinya, akibat mangkrak pengerjaan jalan ekonomi tersebut, sejumlah elemen masyarakat dengan difasilitasi pihak Inspektorat, sebelumnya menyepakati memberikan waktu pada Pemdes untuk menyelesaikannya sampai bulan Maret 2018. 

"Kesepakatan itupun masih diingkari Kades. Sebab hingga kini jalan belum rampung juga keadaannya," tutur dia.

“Kades selalu berlasan macam-macam kalau didesak kapan menyelesaikan pengerjaan jalan ekonomi itu. Padahal sudah diberi batas waktu penyelesaiannya,” ujar dia menambahkan.

Ade menuding Kades telah menghianati kepercayaan warga. Tidak itu saja tudingnya, oknum Kades Boro telah melanggar kesepakatan dan desakan sejumlah pihak. "Pihak Isprktorat, Babinkantibmas serta pengawas penggunaan ADD juga telah mendesak kades untuk menyelesaikan pekerjaan jalan tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Kades Boro, Syamsuddin yang dikonfirmasi menanggapi desakan dan tudingan warga, hingga kini belum ada jawabannya. (RED)





Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

Balon Anggota DPRD Kabupaten Bima

item