24-26 Juni Masuk Masa Tenang, Paslon dan Tim "Diharamkan" Untuk Kampanye

Himbauan Bawaslu NTB yang dikeluarkan menjelang massa tenang sejak tanggal 24-26 Juni 2018. METROMINI/Dok
KOTA BIMA - Salah seorang Komisioner KPU Kota Bima, Agus Salim, S.Ag menjelaskan, batas terakhir kampanye bagi Pasangan Calon (Paslon) Wali dan Wakil Wali Kota Bima akan memasuki massa akhir kampanye tepat tanggal 23 Juni 2018 pada pukul 23.59 WITA. Dan mulai pukul 00:01 WITA terhitung tanggal 24 sampai dengan 26 Juni 2018 sudah memasuki masa tenang.

Agus mengatakan, tepat pukul 00:01 WITA, pihaknya bersama dengan anggota Pol PP Kota Bima, Panwaslu dan PPK akan memulai menertibkan alat peraga kampanye Paslon Wali dan Wakil Wali Kota Bima yang tersebar di berbagai titik yang telah dipasang sebelumnya. Dan di massa tenang ini, sambung Agus, baik Paslon dan Timnya sudah tidak diperbolehkan melakukan aktivitas kampanye dalam bentuk apapun lagi.   

"Jadi tanggal 23 Juni 2018 adalah masa akhir kampanye. Dan dari tanggal 24, 25 dan 26 Juni masuk masa tenang. Pada pukul 00:01 WITA memasuki tanggal 24 Juni, alat peraga kampanye paslon sudah mulai dibersihkan," ungkap Agus dalam pesan elektroniknya, Sabtu, 23 Juni 2018.

Ia mengaku, pihaknya sudah bersurat kepada semua pihak termasuk Paslon dan media massa agar materi atau aktivitas kampanye dan sosialisasi calon agar dihentikan dan dicabuk selambat-lambatnya hari ini sampai dengan pukul 00:00 WITA.

Ia menambahkan, setelah masa kampanye berakhir dan selama mssa tenang dilarang berkampanye dalam bentuk apapun. 

"Akun medsos pasangan calon yang didaftarkan ke KPU juga dilarang membuat status atau mengupload konten yang berbau dengan sosialisasi paslon lagi di masa tenang yang terhitung dari tanggal 24, 25 dan 26 Juni 2018," papar dia.

Sementara itu, sambung Agus, untuk akun sosial media bagi masyarakat umum, pihaknya menyarankan untuk meminta tanggapan pihak Bawaslu atau Panwaslu. "Untuk aktivitas akun sosial media masyarakat yang masih mensosialisasikan pasangan calon atau kampanye di sosial media, kami sarankan dikonfirmasi ke pihak Panwaslu saja," jelas dia.

Di sisi yang lain, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB merilis himbauan yang diterbitkannya tanggal 23 Juni 2018. Ketua Bawaslu NTB, Muhammad Khuwalid, S.Ag, MH menghimbau, dalam rangka menciptakan Pilakada serentak untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB maupun Bupati dan Wakil Bupati atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang damai, kondusif dan berintegritas. Khuwaid menegaskan dua hal dalam surat himbauannya yang bernomor: 67/K.NB./PW/07.01//VI/2018.

Pertama, Khuwaid menghimbau agar semua paslon dan tim pendukung maupun relawan agar sama-sama menahan diri di masa tenang ini dengan tidak melakukan money politick (politik uang), politisasi sara dan melakukan perbuatan atau tindakan yang dapat dikategorikan sebagai kampanye.

"Yang kedua, diharapkan kepada Paslon dan Tim Kampanye agar dapat merapikan alat dan bahan kampanyenya dalam masa tenang ini," tutup Khuwalid dengan nada himbauannya yang sungguh-sungguh. (RED*)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item