Hadir di Proses PAW Ahmad Yani, Bupati Minta Semua Pihak Bekerjasama demi Kesejahteraan "Dou lao Dana Mbojo"

 Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri saat memberian sambutan  di acara Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima, Senin, 25 Juni 2018. METREOMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA - Prosesi Pergantian Antar Waktu (PAW) berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Bima, Senin, 25 Juni 2018 pagi tadi. Pada Rapat Paripurna tersebut, pelantikan seorang anggota dewan yang baru Ahmad Yani Umar, S.SEI yang menggantikan Samran, duta Partai Hanura yang meninggal dunia berlangsung khidmat. Pada paripurna tersebut, turut hadir Bupati dan Wakil Bupati Bima, Muspida, Sekda, Para Asisisten, Staf Ahli, Kepala SKPD dan Pejabat Eselon 3 di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Pantauan Metromini, proses pelantikan yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bima, Murni Suciyati berjalan lancar. Setelah dilantik, Ahmad Yani yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Bima diperiode 2009-2014 lalu itu, menjalani tugas barunya sebagai wakil rakyat hingga tahun 2019 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri dalam sambutannya mengawali dengan memberikan apresiasai dan ucapan selamat atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bimakepada Ahmad Yani Umar, S.SEI sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bima yang telah dilantik dalam proses PAW dari Partai Hanura Kabupaten Bima. 

"Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bima mengucapkan selamat atas pelantikan saudara Ahmad Yani Dan kepada mantan anggota DPRD yang digantikan, Almarhum Samran, saya mendo’akan semoga Allah SWT membalas setiap amal kebaikan dan pengabdiannya dengan limpahan maghfirah, rahmah dan ditinggikan derajadnya setingkat hamba allah yang memperoleh hidayah serta mendapat balasan surga nantinya," ungkap Bupati di tengah ratusan hadirin sidang paripurna DPRD Kabupaten Bima.

Umi Dinda, saapan akrab Bupati Bima menjelaskan, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) bagi anggota DPRD merupakan proses politik yang harus dilakukan sebagai upaya memenuhi kelengkapan keanggotaan di DPRD Kabupaten Bima. 

Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Bima (Ahmad Yani Umar, S.SEI) dalam proses PAW Partai Hanura yang menggantikan Almarhum Samran digelar pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bima, Senin, 25 Juni 2018. METREOMINI/Agus Gunawan
Bupati merasa yakin bahwa saudara Ahmad Yani Umar, S.SEI yang dilantik pada kesempatan ini telah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni. "Sebab, pada periode anggota DPRD sebelumnya, beliau pernah menjalani tugas sebagai wakil rakyat," tutur Bupati.

Bupati menambahkan, dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat, pehaknya berharap untuk dapat terus bekerjasama antara lembaga eksekutif dan legislatif. Pentingnya saling mengisi, sahut Bupati, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. Terutama, terkait dengan aspirasi masyarakat yang diserap anggota DPRD pada daerah pemilihan yang diwakili bisa dilakukan kordinasi lintas lembaga demi mencapai solusi atas persoalan yang dialami masyarakat saat ini. 

"Berhasil tidaknya penyelenggaraan pembangunan di daerah ini, salah satunya tergatung kepada peran serta lembaga DPRD Kabupaten Bima. Demikian pula dalam melaksanakan program pembangunan atas aspirasi masyarakat di masing-masing daerah pemilihan. Tentu, sikap seorang anggota dewan harus betul-betul mewakili daerah pemilihannya dan benar-benar menjalankan amanah untuk mewujudkan masyarakat Bima dan bekerja sama dengan pihak eksekutif dalam mewujudkan Bima yang RAMAH," jelas Bupati.

"Dan khusus kepada Saudara Ahmad Yani, sebagai anggota dewan yang baru, tentunya saudara perlu segera menyesuaikan diri. Mempelajari berbagai ketentuan dan tata tertib yang menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas sebagai anggota dewan," ucap Bupati menambahkan.

Bupati juga menegaskan, sesuai ketentuan yang terkandung dalam UUD 1945, Kabupaten Bima sebagai daerah otonom, pengendaliannya ada di Pemerintahan Daerah dan lembga DPRD. Dua lembaga ini tentu harus membangun komitmen kerjasama yang kuat dalam menjalankan tugas dan kewajiban seperti membuat Peraturan Daerah (Perda) atau melaksanakan penyusunan APBD untuk tiap tahunnya  

Selain itu, sambung Bupati, lembaga DPRD mempunyai tugas pengawasan terhadap kinerja pihak eksekutif, serta melakukan pengawasan pada pelaksanaan Perda yang telah ditetapkan. Pengawasan lembaga legislatif pun termasuk pada implementasi program dan keuangan daerah yang telah ditetapkan dalam APBD.

"Dalam beberapa tugas dan kewajiban lembaga DPRD tentu ada pula wewenang lain yang diatur dalam perundang-undangan untuk memaksimalkan tupoksi anggota DPRD. Harapannya, pengabdian anggota dewan bersama pemerintah daerah dapat mewujudkan pembangunan yang maksimal dan terciptanya kesejahteraan bagi masyarakat," pungkas Bupati.

Istri mendiang almarhum Feri Zulkarnain atau mantan Bupati Bima itu menambahkan, saat ini, masih banyak program yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Ia berharap agar lembaga DPRD dan stakeholer lainnya dapat bekerjasama untuk menciptakan BIMA RAMAH sebagai visi pemerintahan Dinda-Dahlan hingga tahun 2020 nanti.

"Saya berharap, dalam mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat, seluruh komponen harus terlibat dan bekerjasama dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Bima. Saya terus tekankan untuk semua pihak, agar dapat menjaga suasana yang kondusif dan waspada terhadap segala macam ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang menghambat pelaksanan pembangunan di Kabupaten Bima," terangnya.

"Selain itu, pentingnya kerjasama semua lini dan stakeholder semata-mata demi pencapaian visi dan misi BIMA RAMAH dapat tercapai dan kesejahteraan serta kebagaian seluruh dou labo dana mbojo (rakyat dan daerah bima) dapat terwujud," tutup Bupati mengakhiri sambuatannya itu, (RED | ADV)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item