Kasus Penganiayaan di Taloko, Kapolsek Sanggar Beberkan Hasil Pemeriksaannya

Laporan polisi yang disampaikan oleh Nanang atas penganiayaan yang dialami dirinya. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Kapolsek Sanggar IPTU Indra Kila menjelaskan perkembangan dari kasus penganiaayaan terhadap korban bernama Nanang (23) yang terjadi di bulan Mei 2018 lalu dengan tersangka M. Sudarto (23). Kata dia, awalnya oleh korban kasus ini dilaporkan telah terjadi pengeroyokan. Namun, setelah diperiksa beberapa orang saksi belum ditemukan mengarah pada kejadian pengeroyokan.

Kata Indra, kejadian tindak pidana ini tepatnya di Desa Taloko, Kecamatan Sanggar pada hari Sabtu, 29 Mei 2018 lalu dengan TKP di RT 06/03, Desa Taloko. Baik korban maupun tersangka merupakan warga asal Desa Taloko. Kronologisnya, saat tersangka M. Sudarto duduk dengan seorang temannya Husnin atau biasa dipanggil Eky di salah satu kios. Lantas, si Eky mengirim SMS yang dinilai oleh korban Nanang isinya kurang bagus

"Isi SMS si Eky alias Husnin ini bernada 'kenapa akhir-akhir ini kamu berubah ....padahal kita berteman sudah lama'. Dan tak berselang lama datang Nanang menemui Husnin dan M.Sudarto hingga terjadi pecekcokan di antara mereka," jelas Indra.


Kata Indra, tiba-tiba Nanang memukul dengan tangan dan tepat mengenai leher M. Sudarto. Dan tidak terima dipukul oleh  Nanang, M.Sudarto langsung membalas dengan memukul secara berulang kali tepat mengenai badan dan muka Nanang yang kemudian terjadi perkelahian antara antara mereka,

"Nanang merasa dirinya dikeroyok oleh teman-temannya. Dan Nanang melaporkan kejadian itu ke Polsek Sanggar untuk meminta perlindungan hukum dan mengaku dikeroyok oleh M.Sudarto dan Husnin. Setelah laporan Nanang ini terima bersama surat hasil visumnya, kami pun langsung mendatangi TKP," ucapnya.

Kata dia, kasus ini sedang dipersiapkan barang buktinya dan saksi yang sudah dimintai keterangannya ada 5 orang. Sementara pasca kejadian, pihaknya mengamankan dua orang terlapor yaitu M. Sudarto dan Husni. 

"Akhirnya, dari pemeriksaan itu, 4  empat ditetapkan sebagai saksi dan seorang tersangka atas nama M Sudarto. Dan atas kejadian dan sesuai dengan keterangan saksi, korban Nanang mengalami luka robek pada kelopak mata kanannya karena dianiaya oleh pelaku

Indra mengatakan, dari hasil pemeriksaan para saksi,  tidak ada saksi yang mengatakan, kalau Husni terlibat dalam perkelahian itu dan oleh pelaku pun mengakui kondisi itu. Dan menurut pelaku, perkelahian itu hanya pelaku dan korban yang saling pukul, tidak ada keterlibatan orang lain. 

"Sementara ini, pelaku disangkakan melanggar Pasal 351 KUHP, dan saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Sanggar. Sementara Husni masih ditetapkan sebagai saksi," terang Indra.  dan teman lainnya masih di periksa sebagai saksi

Saat ini, sambung Kapolsek, pihaknya sudah melayangkan surat ke Kejaksaan Negeri Bima untuk mendapatkan ijin perpanjang penahanan dan telah disetujui sambil dilengkapi berkas perkaranya. 

"Berkas perkara ini sedang diproses. Namun, pihak korban ngotot adanya keterlibatan pihak lain seperti Husnin. Tentu, keinginan korban tak bisa dipenuhi. Karena sesuai keterangan saksi, kejadian itu hanya Nanang dan pelaku yang berkelahi. Dan dalam waktu dekat, berkasnya akan segera kami sampaikan ke pihak Kejaksaan," tambah dia. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item