Ratusan Stakeholder Beri Dukungan Saiful Islam Jadi Hakim Ad Hoc Tipikor ke MA

Dr. Anwar Usman, SH., MH, Ketua Mahkamah Konstitusi RI (Kanan) berpose dengan Saiful Islam, SH. FACEBOOK/Saiful Islam Sang Advokat
KOTA BIMA - Setelah dinyatakan lulus tertulis. Sesuai dengan catatan pengumuman yang disampaikan oleh Tim Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tahap X Tahun 2018. Diminta kepada masyarakat atau publik untuk memberikan penilaian atau informasi terhadap calon yang telah lulus seleksi tertulis ke Mahkamah Agung Cq. Panitia Seleksi terhadap 64 Calon Hakim Ad Hoc Tipikor sampai dengan tanggal 29 Juni 2018.

Salah seorang calon Hakim yang lulus hingga tahap ujian tertulis, Saiful Islam, SH mengaku, sudah menerima tembusan surat dari masyarakat atau stakeholder yang dilayangkan ke Mahkamah Agung hingga hari ini, Sabtu, 23 Juni 2018.

"Sampai hari ini sudah lebih dari 100 dukungan masyarakat atau stakeholder yang memberikan dukungan tertulisnya dan telah dikirim langsung ke Panitia Seleksi di kantor Mahkamah Agung," ucap dia, Rabu (23/6/2018) siang tadi.

Diakuinya, dukungan dari masyarakat itu beragam latar belakanganya, "Ada Ketua Perguruan Tinggi, Anggota KPUD, Pejabat Daerah, Mahasiswa, Dosen, Aktivis LSM, Pengacara, Guru, Ketua RT, Toikoh Masyarakat dan juga Tokoh Pemuda yang bukti pengirimannya ke MA melalui POS sudah ada resinya," jelasnya. 

Hasil pengumuman hasil ujian tertulis Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Tahap X Tahun 2018. METROMINI/Dok
Ia menjelaskan, awal seleksi Hakim Ad Hoc ini dengan penilaian administrasi. Ada sekitar ribuan peserta yang ikut dalam seleksi ini. Namun, yang dinyatakan lulus administrasi sekitar 380 peserta. Tahap selanjutnya, dari 380 orang tersebut dilakukan seleksi tertulis.

"Pada proses seleksi ujian tertulis ini. Untuk yang lulus ujian tertulis pada formasi pengadilan tinggi ada 37 peserta. Sementara sebanyak 64 peserta lolos pada formasi pengadilan negeri. Dan untuk wilayah Pengadilan Tinggi Mataram, ada 3 calon hakim yang lolos ujian tertulis, termasuk salah satunya adalah saya." sebut dia, di kediamannya, awal Juni 2018 lalu.


Di sisi lain, pemberi dukungan untuk sook lawyer senior di Bima itu pun disampaikan oleh Pimpinan DPP Gerak Indonesia. Kurais, S.H, selaku Ketua Umum DPP Gerak Indonesia menilai hasil pengumuman panitia terhadap calon Hakim Ad Hoc di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tahap X Tahun 2018 yang dituangkan dalam Nomor: 24/Pansel/Ad Hoc TPK/V/2018 telah tepat meloloskan salah seorang sosok pengacara senior di Bima yaitu Bapak Saiful Islam, SH dari 64 calon yang lolos ujian tertulis ini. 

"Pada prinsipnya segenap Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (DPP Gerak Indonesia), menyatakan memberikan dukungan moril dan tertulis terhadap Saiful Islam, SH," tegas Kurais, Sabtu (23/6/2018).

Kata Kurais, sosok Bang Ipul, sapaan akrab Saiful, merupakan salah satu peserta yang layak untuk menjadi salah seorang hakim di Pengadilan Tipikor di Indonesia.

"Untuk itu, kami intruksikan kepada seluruh jajaran Pengurus DPD, DPC seluruh Indonesia untuk memberikan dukungan kepada semua Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor dan khususnya kepada Saiful Islam, SH demi menciptakan dan menghadirkan SDM yang layak dan kualitatif di penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi yang ada di Indonesia,” jelas dia.

Kurais mengaku, dukungan ini bukan hanya secara lisan saja, tapi dukungan secara moril dan tertulis dan siap dikirim ke Mahkamah Agung (MA). Bentuk keseriusan dukungan ini, sambung Kurais, semua jajaran struktural  LSM Gerak Indonesia mulai dari Dewan Pimpinan Pusat hingga Dewan Pimpinan Daerah di seluruh Indonesia, akan melayangkan surat dukungannya kepada Bang Saiful Islam yang akan dikirim ke Mahkamah Agung sebelum tanggal 29 Juni 2018 ini.

"Dewan Pembina Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (DPP Gerak Indonesia), Bapak Yakub Ikraman, SH. juga menyatakan memberikan dukungan kepada Pak Saiful Islam," tambah dia.

Diakuinya, sosok Saiful sudah tepat posisinya menjadi Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi. Dia pun mengaku sudah lama dan menilai integritas Saiful dalam bidang penegakan hukum cukup mumpuni.

"Kami sudah mengenal Saiful Islam sudah sejak lama. Ia merupakan seorang pengacara yang memang dikenal dekat dengan keluarga Istana Bima dan tidak pernah lepas menjadi Kuasa Hukum Alm. H. Ferry Zulkarnain, ST. saat menjabat sebagai Bupati Bima selama dua periode lalu,” ujarnya.

"Prinsipnya, sosok Saiful adalah jawaban dari keberanian sikap hukum pada wajah penindakan dan pemberian hukuman terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Karena dia (Saiful-red) menegaskan akan memberikan hukuman maksimal hingga hukuman mati pada koruptor yang terbukti telah menyelewengkan uang negara dan mengakibatkan hancurnya generasi bangsa kita saat ini," pungkas Kurais menambahkan keterangan persnya kepada media ini. (RED*)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item