Diciduk Buser di Ndano Nae, Pemuda Penaraga Miliki Sabu 4,16 Gram

Pelaku dan barang bukti yang diamankan di kantor Satresnarkoba Polres Bima Kota, Rabu, 18 Juli 2018. POLRES BIMA KOTA/Dok
KOTA BIMA - KBO Sat Resnarkoba Polres Bima Kota IPDA Budi Rohadi, SH mengatakan, seorang pemuda berinisial EL (29) warga asal Kelurahan Penaraga, Kecamatan Raba.Kota Bima diciduk aparat Kepolisian Sat Resnarkoba Bima Kota di Bukit Kelurahan Rite tepatnya di jalan baru lintas Ndano Na'e, Rabu, 18 Juli 2018 sekitar pukul 18:00 WITA. Saat digrebek, di tubuh pelaku ditemukan barang yang diduga narkoba jenis sabu-sabu seberat 4,16 gram.

Budi menjelaskan, penangkapan terduga pelaku pemilik sabu-sabu ini bermula saat Tim Buser atau Team Opsnal Sat Resnarkoba mendapat informasi dari masyarakat bahwa di bukit yang terletak di Kelurahan Rite pasnya di jalan yang baru dibuat di lintasan Lingkungan Ndano Na'e ada akatifitas transaksi jual beli narkoba.

"Bekal informasi tersebut, Tim akhirnya melakukan pengintaian di sekitar areal TKP. Ternyata benar ada seorang pemuda yang dicurigai. Tak lama kemudian, Tim mengambil tindakan untuk menahannya," terang Budi, dalam siaran persnya, semalam. 

Kata dia, tidak ada perlawanan dari pelaku saat itu. Dan setelah digeledah oleh Tim, di badan pelaku ditemukan barang bukti pada sebuah bungkusan plastik berwarna hitam. Barang bukti yang ditemukan ini diduga sabu-sabu dan beratnya lebih dari 4 gram.

"Pada tubuh pelaku, Barang Bukti (BB) yang berhasil disita oleh petugas yaitu 5 poket narkoba yang diduga sabu-sabu, ada juga 3 bungkus plastik klip yang masing-masing berisi 7 poket, ada lagi yang 5 poket dan juga ada ukuran lain 4 poket. Total berat seluruhnya setelah ditimbang di kantor Satresnarkoba adalah 4,16 gram," beber Budi.

Ia menambahkan, selain barang bukti tersebut, ada juga 1 plastik klip yang diduga berisi ganja bercampur tembakau rokok seberat 0,89 gram, Selain itu, ada seungkus plastik klip, 2 bungkus rokok sampoerna, 1 buah Hp merk Samsung warna Hitam, 1 bungkus kertas papir dan 1 buah dompet warna hitam serta uang tunai Rp10.000,

Lanjut Budi, setelah pelaku diintrogasi, diakuinya bahwa barnag haram tersebut diakui adalah miliknya. Dan pelaku ini pun mengaku bahwa sabu-sabu tersebut didapat dari seorang bandar yang tinggal di Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. 

"Setelah diciduk di bukit Ndano Nae, pelaku dan barang bukti diamankan di kantor Satresnarkoba Polres Bima Kota. Dan saat diinterogasi, barang haram itu diakuinya didapat dari bandar yang ada di Kelurahan Paruga," ujar Budi.

Kata dia, Tim yang melakukan pengembangan dari keterangan pelaku, langsung bergerak menuju TKP atau tempat yang diduga sebagai bandar. Namun setelah dilakukan penindakan dan pencarian oknum bandar tersebut tak berhasil ditemukan saat ini. 

"Untuk pengembangan dari kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Sementara pelaku dan barang bukti telah diamankan di kantor Sat Resnarkoba Polres Bima Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tutup Budi. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

Balon Anggota DPRD Kabupaten Bima

item