Dipending Karena Pilkada, "Kasus K-II, Polisi Bakal Surati Kembali Pemkot Untuk Minta Dokumen"

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Bima Kota, Dwi Isnanto. METROMINI/Dok
KOTA BIMA - Penanganan dugaan pidana dibalik rekruitmen honorer kategori dua (K-II) yang jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota Bima sempat redup dari pemberitaan. Pasalnya, keadaan ini disebabkan karena berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Bima yang baru saja usai belum lama ini.


Terkait proses penyelidikan kasus ini, Kasat Reskrim Polres Bima Kota, AKP Afrizal, SIK mengatakan, penanganan kasus ini dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dan agar lebih jelasnya, silahkan konfirmasi ke Kanitnya langsung," ujar Kasat, Rabu, 11 Juli 2018.

Di tempat terpisah, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Bima Kota, Dwi Isnanto menjelaskan, kasus K-II memang sempat dipending sementara karena berlangsungnya Pilkada di Kota Bima. Diakuinya, sebentar lagi untuk proses penyelidikannya akan dilanjutkan kembali.

"Kasus K-II kemarin kita pending sementara karna Pilkada, Tapi, bentar lagi kita proses kembali penyelidikannya," ucap polisi yang akrab dipanggil Mas Dwi itu, kemarin.

Kata dia, pemeriksaan yang telah dilakukan dari kasus ini sudah dilakukan pada ratusan peserta yang lulus dan yang tidak lulus juga sudah diperiksa, ada puluhan jumlahnya. Namuan, sebelumnya pihak Kepolisian sudah meminta ke Pemerintah Kota Bima secara resmi untuk dokumen terkait dengan kasus ini. 


Namun, lanjut dia, sampai saat ini pengajuan surat resmi tersebut belum diindahkan oleh pihak Pemkota Bima. Dan dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menyurati kembali perihal permohonan dokumen terkait dengan dugaan tindak pidana dalam rekruitmen CPNSD melalui jalur honorer kategoiri dua ini. 

"Dari ratusan peserta yang lulus dan yang tidak lulus ada puluhan orang yang telah kami lakukan pemeriksaan. Kami pun telah bersurat resmi ke Pemkot untuk minta dokumen-dokumen yang terkait K-II namun belum diberikan. Makanya nanti kami mau bersurat kembali ke Pemkot untuk meminta data dan dokumen untuk melanjutkan penyelidikan kasus ini," terangnya.

Ia menambakan, suasana Pilkada kemarin, menjadi pertimbangan lain dalam rangka pemanggilan terhadap beberapa pejabat yang terkait dengan kasus ini. Kuatirnya, kata dia, suasana Pilkada dan dilanjutkannya kasus ini akan mudah dipolitisasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Karena Pilkada, saat ingin dipanggil untuk ambil keterangan peserta K-II yan lulus termasuk pejabat-pejabat yang berkaitan dengan kasus ini, kuatirnya dipolitisir oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Alasan inilah sehingga kemarin sempat dipending dan karena Pilkada sudah selesai, penyelidikan kasuis ini akan dilanjutkan sekarang," tandas dia. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item