Kendali Penuh PD. Wawo di Tangan Topan, "Azubair Undur Diri Ingin Fokus Jadi Caleg"

Mantan PresDir PD Wawo, Drs. H. Zubair, M. Si. METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Tak sampai setahun Presiden Direktur (PresDir) Perusahaan Daerah (PD) Wawo menjabat. Pasalnya. pasca dilantik hari Kamis, 3 Agustus 2017 lalu oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, PresDir PD Wawo, Drs. Azubair H. AR, M.Si mengundurkan diri sejak tanggal 23 April 2018 lalu. Saat ini, jabatan PresDir diisi oleh Sudirman,SH alias Topan yang menjabat Direktur Umum PD. Wawo.

Baca: Kisah Eks Aktivis Asal Ngali, Jadi Direktur Umum PD Wawo

Untuk diketahui, sosok H. Zubair mungkin tak asing lagi bagi warga dan pejabat di Kabupaten Bima. Selama 7 tahun di era Pemerintahan mantan Bupati Bima (Alm. Feri Zulkarnain, ST yang merupakan suami Ibu Bupati Bima saat ini), Saat menjadi PNS, Azubair menjabat sebagai Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima. Selepas itu, di era Mantan Bupati Bima, Drs. H. Syafruddin, Pak Azubair digeser dan menjadi Kepala Kantor Kesbanglinmaspol Kabupaten Bima.

Azubair pun banting setir. Ia pensiun dini, karena aturan bagi ASN yang ingin ikut menjadi peserta Pilkada harus mengundurkan diri. Dan di Pilkada kemenangan Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Drs. H. Dahlan di tahun 2015 lalu, Azubair merupakan Calon Wakil Bupati yang berpasangan dengan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bima, Adi Mahyudi.

"Memang benar, saya sudah mengundurkan diri dari jabatan Presiden Direktur PD. Wawo sejak tanggal 23 April 2018," tegas Azubair, Senin, 16 Juli 2018.

Ia menjelaskan, saat ini posisi Plt, PresDir diisi oleh saudara Direktur, Pak Sudirman atau Topan. Sebab, kata dia, saat dirinya mengundurkan diri, dengan sendirinya Pimpinan PD Wawo menjadi tanggung jawab Direktur Umum, Pak Sudirman, SH atau Topan. 

Ditambahkannya, sebelum dia menerima jabatan selaku Presiden Direktur PD. Wawo, sudah lebih dulu ada pembicaraan Ibu Bupati bahwa pada saatnya dia harus menanggalkan jabatan selaku Pimpinan PD. Wawo karena sesuai dengan aturan PKPU tidak diperbolehkan merangkap jabatan.

"Dan pengunduran diri ini sudah dibicarakan sebelumnya dengan Ibu Bupati di Hotel Peninsula Jakarta beberapa waktu yang lalu, saat beliau menghadiri acara program Guru Garis Depan. Selain itu, aturan PKPU pun tidak memperbolehkan adanya rangkap jabatan, makanya saya mengundurkan diri," ujarnya.

Ia menegaskan, alasan Azubair mengundurkan diri semata-mata karena fokus ingin menjadi Calon Legislatif Provinsi NTB untuk Daerah Pemilihan Kota dan Kabupaten Bima serta Kabupaten Dompu melalui Partai Amanat Nasional.

"Saya mengundurkan diri semata-mata karena ngin fokus menjadi Caleg di DPRD Provinsi NTB lewat Partai Amanat Nasional (PAN). Dan saat ini. saya lagi di Mataram, datang pagi tadi untuk mendaftar di KPU Provinsi NTB," tambah Zubair menutup keterangannya kepada media ini melalui pesan WhatsApp miliknya. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

Balon Anggota DPRD Kabupaten Bima

item