Meteran Pompa Air Disegel, Diduga, Iuran Warga Ditilep Oknum Pegawai BUMDes Samili-Woha

 Meteran pompa air sudah dua bulan di segel oleh PLN.  DOK/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA - Karyati, seorang warga di Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima mengeluhkan keberadaan pompa penarik air yang ada di RT. 18/09, Dusun Sakala. Menurutnya, sudah dua bulan lamanya keberadaan pompa penarik air itu tidak beroperasi lagi. Kendati, alat pompa tidak berfungsi namun penarikan iuran listrik per bulan masih dilakukan oleh oknum BUMDes dan atau pihak Pemerintah Desa Samili.

Dia menjelaskan, operasional untuk pengeloilaan alat pompa air ini sudah dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Samili. Sudah dua bulan lamanya BUMDes yang bertanggung jawab untuk kebaradaan pompa air di Samili. Namun, saat ini, di tengah pihak penagih mengambil iuran pada warga. Ternyata, meteran pompa air itu sudah dua bulan di segel oleh PLN. 

"Pompa air ini sudah dua bulan tidak berjalan normal. Dan pengelolaan pompa air yang kabarnya sudah dikelola oleh pihak BUMDes Samili. Tapi disayangkan, di tengah penagih iuran tetap mengambil uang di tiap-tiap rumah warga. Ternyata, meteran listrik sudah disegel oleh PLN dan kondisinya harus segera dilakukan pembayaran," jelasnya, Kamis, 12 Juli 2018

Kata dia, setelah ditelusuri. penyegelan yang dilakukan PLN lantaran ada oknum pengelola (BUMDes) yang nakal. Oknum ini tidak membayar tunggakan listrik dua bulan padahal iuran dari warga tetap dipungut. 

"Dan ternyata, setelah kami telusuri, tagihan listrik yang disegel PLN ini karena belum dibayar selama dua bulan  Sementarea nilai tagihan tunggakan dua bulan sebesar Rp5.700.000," sebut dia.

"Yang kami herankan lagi dan yang inigin kami pertanyakan ke pihak pengelola. Di mana uang dari masyarakat yang dikumpulkan setiap bulannya," ungkap Karyati menambahkan.

Ia berharap, dengan adanya masalah oknum pegawai di BUMDes Samili yang diduga menilep uang iuran warga, Kepala Desa Samili agar segera mengeveluasi keberadaan 'biang kerok' yang menyebabkan masalah ini terjadi. Sementara itu, Kepala Desa Samili Muhammad Hatta yang dikonfirmasi via ponselnya belum berhasil dihubungi. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item