Nazamuddin: Acara Perpisahan Tergantung Plh. Wali Kota

Anggota DPRD Kota Bima dan juga Ketua PKPI Kota Bima, Nazamuddin, S.Sos. METROMINI/Dok
KOTA BIMA - Plt. Kabag Humas dan Protokoler setda Kota Bima, Syahrial Nuryadin, SSTP, MM mengatakan, sebenarnya, Senin, 23 Juli 2018  atau kemarin sudah dijadwalkan dan dilaksanakannya acara perpisahan bersama dengan Wali dan Wakil Wali Kota Bima yang purna tugasnya hari ini, H. Qurais dan H. A. Rahman, Namun, kata Rian, sapaan akrab Kabag ini mengatakan, Wali Kota Bima di hari terakhirnya menjabat mendapat undangan dari Presiden RI.


"Dan arahan Pak Sekda, karena Wali Kota Bima ikut memenuhi undangan Presiden. Acara perpisahan ini ditunda," kata Rian, Selasa, 24 Juli 2018.

Rian mengaku, pada acara perpisan ini dilakukan dalam bentuk apel seperti biasa. Dan kegiatan pelepasan dilakukan oleh Ktua DPRD Kota Bima. Dilanjutkan denagn acara salam-salaman bersama para ASN di lingkup Pemkot Bima.

"Bentuk acaranya dalam apel seperi biasa. Pelepasan dilakukan oleh Ketua DPRD dan berakhir dengan salam-salaman anara H. Qurais dan H. Man bersama para ASN di Pemkot," sahut pejabat muda yang menjadi Kabid Mutasi di BKPSDM Kota Bima itu.

Rian mengatakan, memang tidak ada anggaran dalam kegiatan perpisahan ini. Dan terkait ha ini, Anggota DPRD Kota Bima, Nazamuddin, S.Sos mengatakan, pihaknya untuk saat ini di tengah telah purna tugasnya Wali dan Wakil Wali Kota Bima, kembali melihat apakah kegiatan ini sudah teragenda atau tidak oleh Pemerintah Kota Bima. Sebab, menurutnya, jika berbicara kegiatan yang sudah diagendakan tentu akan berdampak tentang kesiapan anggarannya. 

"Jika sudah tersedia anggaran untuk itu. Saya rasa tidak masalah kalau kegiatan perpisahan itu dilaksanakan," tulis Ketua PKPI Kota Bima itu lewat pesan onlinenya, pagi tadi. 

Ia mengatakan, jika kegiatan itu dilaksanakan, harapannya tidak mengganggu tugas utama pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Apalagi, sambung dia, karena tak ada anggaran sebagaimana yang disebutkan oleh Plt. Kabag Humas, jangan sampai ada penarikan uang dari tiap dinas atau OPD. 

"Yang jelas, penarikan atau pungutan tanpa dasar itu dilarang. Apapun alasannya. Namun, akan berbeda artinya dengan sumbangan," jelasnya. 

Selain itu, Nazam pun menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian Wali Kota Bima terhadap daerah selama 8 tahun kepemimpinannya bersama wakil Wali Kota Bima. 

Ia menegaskan dan tentang rencana Pemerintah Kota Bima yang ingin melaksanakan acara perpisahan pada hari Senin, 30 Juli 2018 mendatang, hal ini pihaknya masih menunggu kebijakan dari Plh. Wali Kota Bima yang dijabat Sekda Kota Bima dan atau kebijakan Penjabat Wali Kota Bima jika ada pelantikan yang dilakukan oleh Gubernur sebelum tanggal 30 Juli 2018 tersebut.

"Atas pengabdiannya, kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada H. Qurais dan  H. A. Rahman. Sementara terkait dengan kegiatan perpisahan yang direncanakan Senin depan tergatung kebijakan dari Plh. Wali Kota Bima," terang dia. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item