Proyek Embung ADD 2017 Senilai Rp500 Juta di Kananga-Tambora Terbengkalai

Proyek embung di Desa Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima di tahun 2017 lalu yang mangkrak keadaannya saat ini. METROMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA - Pengerjaan embung di Desa Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima yang masuk dalam Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 disesalkan warga proses pembangunannya. Rencananya, embung tersebut diadakan demi peningkatan hasil produksi. Namun sangat disayangkan, pekerjaan yang dilasanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kananga diduga bermasalah dan menuai dugaan korupsi. 

Salah seorang warga Anang Fajar menjelaskan, pengerjaan proyek embung yang saat terbengkalai keadaannya tentu menjadi pertanyaan masyarakat Desa Kananga. Proyek ini, kata dia, masuk dalam ADD 2017 yang tidak diselesaikan pekerjaanna.

"Kami mempertanyakan mengapa pekerjaan embung di tahun lalu itu tidak dituntaskan oleh Pemdes Kananga. Tentu saja ini sangat disayangkan karena pemanfaatan embung tidak dirasakan oleh petani dan menghamburkan uang desa saja," ketus Anang, Selasa (10/7/2018).

Kata dia, pekerjaan proyek tersebut sangatlah tidak masuk akal dan tidak logis. Sebab, jika bangunan itu tidak bisa diselesai pada tahun 2017 lantas anggaran pembangunan itu raib ke mana? Sementara sekarang sudah pelaksanaan ADD tahun 2018. 

"Sangat tidak masuk akal, proyek embung dengan anggaran yang besar, kalau fisik proyeknya tidak diselesaikan. Keadaan pintu air pada embung itu pun belum diselesaikan oleh Pemdes Kananga. Kalau ngak salah anggata di tahun 2017 lalu sekitar Rp500 juta," paparnya.

Dia menilai sikap Pemdes tidak serius untuk menyelesaikan proyek embung. Namun, sebagai warga setempat, Anang sangat berharap Pemerintah Desa menyelesaikan pekerjaan embung karena dengan masksimalnya kerja embung, akan meminimalisir dampak banjir saat musim hujan nanti.

Disebutkannya, dari anggaran Rp500 juta pada tahun 2017, diperkirakan pekerjaan hanya pada volume fisik senilai Rp200 juta. Sedangkan sisanya Rp300 juta ini yang dipertanyakan warga. 

"Kepada Pemdes kami harapkan pekerjaan embung ini dituntaskan. Dan pihak pengawas, Bupati maupun OPD tehnis dalam pekerjaan proyek fisik ADD pada tahun 2017 untuk bisa melihat kondisi embung yang mangkrak dan tidak ada kejelasan pembangunannya selanjutnya itu," tandasnya.

Di sisi lain, Kades Kananga Syahbudin yang dihubungi via sellurernya belum bisa dihubungi. Sementara pihak Pemkab Bima dan Ispektorat dalam pengawasan pekerjaan ini masih diupayakan untuk dikonformasi kembali. Namun, info yang dihimpun media, uang ADD dan DDA untuk Desa Kananga, Kecamatan Sanggar di Tahun 2018 sudah dicairkan, walaupun masih ada pekerjaaan yang bermasalah pada tahun lalu. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

Instal Metromini di Android Anda

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

item