Proyek Embung Mankrak, Alasan Kades Labuan Kananga Karena Banjir dan ADD 2017 Ditahan DPMDes

Proyek embung di Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima di tahun 2017 lalu yang mangkrak keadaannya saat ini. METROMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA - Pekerjaan proyek embung di Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima yang dianggarkan dari Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2017 lalu disorot warga. Akhirnya, proyek sebesar Rp500 juta itu pun ditanggapi oleh Kepala Desa (Kades) Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Syahbudin, Kamis (12/7/2018).


Menurut Syahbudin, pekerjaan proyek embung itu sudah diselesaikan 100%. Tapi karena banjir tahun lalu, kondisi fisiknya hancur. Sementar uang ratusan juta yang dianggarkan dalam proyek tersebut sudah pergunakan untuk membeli bahan dan biasa jasa dalam mengerjakan proyek tersebut. 
'
Diakuinya, dengan kondisi embung yang rusak saat ini, Pemdes Labuan Kananga akan melanjutkan pekekejaan itu, Dan sebelumnya, Kades mengaku ingin menyampaikan keadaan rusaknya proyek embung karena banjir tahun lalu ke pihak DPMDes dan Inspektorat Kabupaten Bima,

"Anggaran ratusan juta itu sebenarnya sudah diberikan ke pekerja sebagian dan digunakan untuk membeli material bahan bangunan di pekerjaan proyek embung itu. Sebenarnya, saya ingin mnengkonfirmasikan juga dengan teman di DPMDes dan di kantor Inspektorat saat kerusakan proyek embung yang dihantam banjir bandang tahun lalu," jelas dia.

Kata dia, perkerjaan proyek embung ini telah diselesaikan pada bulan November tahun 2017 lalu. Dan keadaan yang rusak akibat bencana banjir bandang, dalam waktu dekat ini, pihaknya berjanji9 akan segera memperbaiki keadaan fisik proyek tersebut. 

Ia menegaskan, pihak Pemdes Labuan Kanang tetap akan menyelesaikan pekerjaan itu sampai selesai,  Ia berharap, pihak DPMdes pun bisa mencairkan uang ADD yang masih tersisa 40% pada tahun 2017 lalu.

"Masalah ini tetap tanggung jawab saya sebagai Kepala Desa yang bertanggungjawab pada pengelolaan uang ADD dan DDA di Desa Labuan Kenang. Dan untuk proyek pembangunan embung ini akan tetap di lanjutkan. Kalau bisa, pihak DPMDes juga segera mencairkan sisa ADD 40% di tahun 2017 lalu yang diperkirakan masih sebesar Rp135 juta," ungkap Kades penuh harap.

Kata dia, proses melanjutkan pekerjaan proyek embung yang terbengkalai di tahun 2017 lalu. Untuk anggarannya akan disiapkan pada  ADD dan DDA di tahun 2018. Namun, saat ini pihak Pemdes mendapatkan pencairan dana desa yang peruntukkannya hanya untuk untuk gaji apatur di desa saja.

"Kita sudah rapatkan untuk melanjutkan pekejaaan itu. Dan saat ini. uang ADD tahun 2018, Pemdes Labuan Kanangan baru dicairkan sebesar 20%, Dan alokasinya pun hanya untuk gaji aparatur saja. Sementara untuk kegiatan fisik dan pembangunan, masih diupayakan untuk bisa dicairkan sekaligus dengan dana sisa di tahun 2017 lalu," tutup dia.

Terkait dengan mengendapnya uang ADD tahun 2017 milik Pemdes Labuan Kananga, pihak DPMDes (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten Bima, sedang dalam uyaya dikonfirmasi lebih lanjut. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item