Tersangka Keempat (Budiman) Kasus Curi Ternak di Tangga Baru, Dibekuk Polisi di Pelabuhan Bima

Tersangka yang masuk DPO (Budiman) kasus pencurian ternak di Desa Tangga Baru, 20 Februari 2018 lalu, ditangkap anggota Satgas Operasi Kejahatan Jalanan di Pelabuhan Bima, Sabtu, 14 Juli 2018. METROMINI/Agus Gunawan
KABUPATEN BIMA - Kepala Unit (Kanit) Opsnal Satuan Reskrim Polres Bima, Bripka Herman mengatakan, seorang tersangka yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pencurian ternak diringkus Satgas Operasi Kejahatan Jalanan. Tersangka yang terlilit pasal 363 tentang Pencurian ternak bernama Budiman (20), seorang buruh tani asal warga Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Menurutnya, kasus yang melibatkan Budiman ini terkait dengan pencurian kambing yang menyebabkan seorang meninggal dunia dan konflik yang terjadi di Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, 20 Februari 2018 lalu.


Herman mengungkapkan, tersangka Bd yang masuk DPO ini sudah lama menjadi incaran Satgas operasi kejahatan jalanan. Dan saat tersangka tengah berada di Pelabuhan Bima, Kota Bima yang ingin berangkat ke Jakarta, oleh Anggota yang sebelumnya melakukan giat di Pelabuhan langsung menuju kapal tempat Bd berada.

"Sekitar pukul 17.30 WITA, Jum'at, 13 Julli 2018 (kemarin-red) anggota menemukan sdr Budiman tengah berada di dalam kapal. Saat akan ditangkap tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga anggota terpaksa melumpuhkan tersangka dengan melakukan tembakan terarah dan terukur ke arah kakinya," jelas Herman, Sabtu, 14 Juli 2018.

Ditambahkannya, setelah tersangka berhasil diamankan, Dari tangan tersangka juga diamankan sebilah keris kecil warna hitam dan ponsel merek Nokia warna hitam. Dia menceritakan, kronologis pencurian yang terjadi pada tanggal 20 Februari 2018 lalu, sasaran yang menjadi obyek pencurian adalah ternak (kambing) milik Kisman Ibrahim (44), Ketua RT 11/04, Dusun Tanjung Baru Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.

Dia menyebutkan, pelaku pencurian itu dilakukan oleh Firmansyah, Budiman, Mahmud Abdullah dan Julkifli. Saat melakukan aksinya, kata dia, ke empat pelaku dipergoki oleh masyarakat. Dan saat itu, dua pelaku yaitu Julkifli dan Mahmud tertangkp oleh masyarakat dan dihakimi sampai Julkifli meninggal dunia. Sementraa Firmansyah dan Budiman berhasil melarikan diri.


Herman melanjutkan, meninggalnya Julkifli mengakibatkan terjadinya perangk ampung (pembakaran rumah) oleh warga Dusun Tangga Baru terhadap Dusun Tanjung Baru, Desa Tangga Baru, Kecamatan Monta, LabupaKabupaten Bima. Dan dari keempat tersangka saat itu. diketahui bahwa Julkifli meninggal dunia dihakimi oleh warga, tersangka Mahmud Abdullah sudah divonis oleh Pengadilan Negeri Raba-Bima, sementara tersangka Firmansyah sudah ditangkap beberapa minggu yang lalu dan yang terakhir tersangka Budiman ditangkap di Pelabuhan Bima, Jum'at, 13 Juli 2018.

"Tersangka Keempat yang melakukan pencurian ternak di Desa Tangga Baru bulan Februari 2018 lalu, akhirnya berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Bima. Dan terhadap kelompok ini merupakan residivis 363 dan sudah pernah ditangkap sebelumnya," terang Herman. 


Dia menambahkan, untuk tersangka Budiman, setelah diringkus di Pelabuhan Bima, tersangka dibawa ke RSUD Bima untuk dirawat secara medis. "Selanjutnya tersangka berikut barang bukti akan diamankan menuju Mako Polres Bima guna untuk penyidikan lebih lanjut," tutup dia. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

emo-but-icon

IKLAN BACALEG DPRD KOTA BIMA

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

Iklan Ideal Karaoke

Balon Anggota DPRD Kabupaten Bima

item