Simpati Rakyat Bima untuk Lombok Utara, Terus Mengalir


Kondisi bangunan pendidikan  Pondok Pesantren Ass Syafii, Kecamatan Pemenang Barat, Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang hancur akibat tragedi gempa bumi lombok. BPBD KOTA BIMA/Dok
KABUPATEN BIMA - Berbagai bentuk dukungan mengalir untuk warga korban gempa bumi di Pulau Lombok. Di Bima, tidak hanya pihak Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima saja yang menunjukkan kepeduliannya atas musibah terbesar yang dialami masyarakat di sana. Elemen warga sipil bahkan pelajar di Bima bersama aparat lainnya menggelar kegiatan kepedulian korban gempa lombok dengan mengumpulkan sumbangan.


Kemarin, Pantauan Metromini, Siswa MTs dan MAK Az zainuddin, Dusun Kalaki, Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima meggalang dana untuk korban gempa lombok di pertigaan Polres Bima. Tampak sejumlah siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK) Az zainuddin Kalaki Bima, dibantu anggota Satlantas Polres Bima dan Team Opsgab Bima yang sedang melakukan giat razia. Para siswa menggalang dana dari para pengendara yang melintas.

"Kegiatan ini dimulai pukul 10:00 WITA dan berakhir pada pukul 12.00 WITA. Hasil penggalangan siswa ada Rp1.531.500 yang terkumpul dalam 3 kotak amal di tiga 3 titik jalan yang ada di pertigaan Polres Bima. Dan kegiatan yang sama akan dilaksankan pada tempat yang berbeda," ucap pemilik Yayasan Az Zainudin, Ihsan Iskandar.

Kata Ihsan, selain menggalamg dari para pengguna jalan, Teamnya juga menggalang dana dari rumah ke rumah di Desa Panda pada sore harinya. Untuk penyaluran bantuan, Teamnya sudah berkoordinasi dengan sejumlah team relawan lain yang ada di Lombok.

"Kami nanti akan bergabung dengan relawan lain di Lombok seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) NTB, Uma Kalikuma, Wanita Islam Prop. NTB dan Daihatsu Taruna Club (DTC) Chapter Lombok," ungkap dia.

Bupati Bima, Wakil Bupati Bima dan Sekda Bima yang langsung memberikan uang tunai Rp100 juta kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Selasa, 7 Agustus 2018. METROMINI/Dok
Di tempat yang berbeda. di Desa Donggobolo. Kecamatan Woha menggelar aksi pengumpulan sumbangan untuk korban gempa lombok. Dalam kegiatan ini, dilakukan kerjasama antara Pemerintah Desa Donggobola, pemuda desa setempat dan Mahasñwa KXN ST1SIP Mbojo Bima. 

Pada aksi sosial tersebut, kegiatan pengumpulan dana dipusatkkan pada jalan lintas Bima - Dompu, tepatnya di cabang dua Desa Donggobolo. Pelaku kegiatan, Asifin, S.Pd mengatakan kegiatan ini bagian dari sikap peduli terhadap warga dalam satu provinsi NTB atas tragedi bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok. 

"Masyarakat di Pulau Lombok adalah saudara kita dan masih dalam satu provinsi yang sama. Kegiatan pengumpulan dana ini walau tak seberapa, semoga sedikit bisa membantu mereka yang saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dari semua pihak," tutur Assfin.

Kata dia, kegiatan penggalangan dana ini akan berakhir sampai dengan pukul 16:00 WITA dan akan dilaksanakan hingga beberapa hari ke depan. 

"Sebagai bentuk program KKN mahaiswa STISIP di Desa Donggobola, Dan bersama pemuda serta Pemerintah Desa, kami sama-sama sepakat untuk mewujudkan program pemberian bantuan hasil penggalangan dana yang nantinya akan ditransfer ke rekening lembaha kemanusian yang sedang membantu saudara-saudara kita di Lombok," ungkapnya. 

"Dan sampai saat ini, dana yang terkumpul baru Rp2,5 juta dan semoga bisa lebih dan membantu saudara kita di lombok," tambah dia. 

Warga yang melintasi pertigaan panda saat memberikan donasinya untuk korban gempa bumi di Lombok. METROMINI/Dok
Selain siswa, mahasiswa maupun dari masyarakat sipil. Dukungan dan simpati pun dilakukan anggota Kepolisian Resor Bima (Polres) Kota yang mengirim 19 personil untuk membantu korban gempa tektonik 7,0 Skala Richter di Pulau Lombok. Belasan anggota polisi tersebut akan bergabung dengan tim lain melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di Lombok.

Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Bima Kota, Inspektur Dua Suratno menjelaskan, pengiriman 19 personil Polres setempat dilakukan sejak Senin lalu. Para polisi itu akan melaksanakan tugas membantu korban gempa Lombok selama masa tanggap darurat.

"Selain mengirim belasan personil, Selasa (7/8/2018) Polres Bima Kota juga melaksanakan donor darah yang selanjutnya bisa dikirim untuk korban gempa Lombok yang selanjutnya diserahkan kepada PMI (Palang Merah Indonesia),” ujar Suratno. (RED)


Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item