Keberadaan Sampah yang Membusuk di Lahan Kosong di Lingkungan Sarata-Paruga, Diprotes Warga

Kondisi sampah di Lingkungan Sarata-Bina Baru, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. METROMINI/Dok
KOTA BIMA - Kehidupanj warga di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima saat ini mengalami kesusahan air bersih. Setiap harinya, warga di lingkungan itu, terpaksa membeli air bersih dari tangki milik PDAM jika tak tangki bantuan dari BPBD Kota Bima mengalami kemacetan. 

Tak hanya air bersih, seorang warga setempat, Budiman memprotes keberadaan lahan kosong yang dekat tempat tinggalnya dijadilah lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Diakuinya, lahan kosong yang memang disediakan bak sampah di Lingkungan Sarata ini sudah lama dijadikan TPA bagi warga. 

"Entah ini lahan milik siapa. Tapi keberadaannya sudah lama dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga dan memang ada bak sampah juga di lahan itu," ungkap Budi yang juga aktif di Komunitas Kopa Mbojo, Minggu (9/9/2018) lalu.

Budi mengatakan, sebagian warga di Lingkungan Sarata menolak keberadaan lahan yang dijadikan tempat pembuangan sampah tersebut. Pasalnya, selain mengundang bau yang tak sedap, tentu keberadaan sampah yang tak terurus dan terbengkalai bisa memicu tumbuhnya biang penyakit yang akan berdampak pada kehidupan warga khususnya di Lingkungan Sarata. 

"Untuk itu, kami meminta pihak Pemerintah Kota Bima untuk mempertegas keberadaan lahan yang ada di Lingkungan Sarata, agar tidak dijadikan TPA di tengah keberadaannya yang dekat dengan pemukiman warga. Dan status keberadaan sampah ini pun jangan dibiarkan menumpuk begini dan sudah mengeluarkan bau yang tak sedap keadaannya," ungkap anggota Polres Bima Kota berpangkat Brigadir itu. 

Kondisi sampah di Lingkungan Sarata-Bina Baru, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. METROMINI/Dok
Kata dia. di lahan tersebut, terdapat dua bak yang sudah terlihat penuh terisi oleh sampah. Dan akibat jarang diangkut, akhirnya, sampah yang lain berserakan di lahan dan mengundang ketidaknyamanan atas kondisi jorok yang ada di lahan tesebut. Akibat lainnya, warga tetap membuang sampah di sana, kendati keadaan dua bak sampah sudah full terisi sampah. 

"Kami meminta sikap pemerintah yang dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima untuk bisa memperhatikan lagi kondisi bak sampah maupun sampah yang berserakan di Lingkungan Sarata, Kelurahan Paruga ini. Kami minta, pengontrolan terhadap bak sampah pun rutin dilakukan. Jangan menunggu sampah sudah full menumpuk di bak dan keadaannya tersebar ke mana-mana di lahan itu karena masyarakat membuang sembarangan saja juga kalau bak sudah terisi penuh," jelas dia. 

"Kondisi lahan itu sudah seperti TPA. Sampahnya sudah ke mana-mana. Akhirnya, kami terpaksa mengumpulkan sampah-sampah sisa ini dan kemudian membakarnya karena sudah mengeluarkan bau yang menyengat. Dan kondisi ini mohon diperhatikan dengan serius oleh dinas terkait," sambung Budi. 

Di sisi lainnya, DLH Kota Bima masih diupayakan dikonfirmasi atas komplain yang disampaikan warga di Lingkungan Sarata, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima itu. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item