Permintaan Maaf De Je Bakal Disambut Demo Ribuan Civitas STISIP yang Meminta Kader Gerindra itu Dipecat dan Diadili

Perangkat aksi yang disiapkan untuk kegiatan aksi unjuk rasa di DPRD Kota Bima, Senin, 1 Oktober 2018 besok. METROMINI/DOk
KOTA BIMA - Viralnya kasus anggota DPRD Kota Bima, Sudirman DJ, SH asal Partai Gerindra dengan jajaran civitas akademik STISIP Mbojo Bima akibat komentar Wakil Ketua Dewan di status Yoely Libra yang dilayangkannya kepada mantan mahasiswa STISIP, Delian Lubis. Pasalnya, kasus ini tak hanya dilaporkan pihak STISIP ke Mapolres Bima Kota, namun upaya presure melalui aksi unjuk rasa pun akan digelar, Senin, 1 Oktober 2018 besok.


Sebelumnya, Kamis, 27 September 2018 lalu, di kediamannya di Kelurahan Pane, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, dalam jumpa pers yang digelar oleh Sudirman DJ, dirinya telah menyampaikan permintaan maaf kepada semua jajaran dan civitas akademik STISIP Mbojo Bima.

Sudirman atau pemilik akun Facebook bernama De Je itu mengaku, komentar yang disampaikannya pada status yang membahas tentang anggaran masjid terapung di Pantai Amahami yang dirilis oleh Yoely Libra itu dimaksudkannya kepada salah seorang komentar yang bernama Delian Lubis.

"Karena akun Facebook Delian Lubis memulai dengan menjelekkan lembaha Dewan, maka menanggapi hal itu, komentar yang dimaksud adalah untuk Delian Lubis dan tidak ada maksud untuk mejelekkan alumni dan atau kampus STISIP Mbojo Bima," ucap De Je, dilansir dari beberapa media online yang datang di jumpa pers yang di helat di kediamannya itu. 

De Je pun mengaku legowo dan siap mengikuti proses hukum yang sudah dilayangkan pihak STISIP Mbojo Bima. Selain itu, ia pun tak mengamini atas ajakan debat yang disampaikan oleh salah seorang Dosen di STISIP (Drs. Arif Sukirman, MH, red).

"Kalau soal tantangan debat oleh Pak Arif Sukirman, saya tidak berani. Sebab, beliau kan sudah S2 sementara saya masih S1," tepis dia. 

Di sisi yang berbeda, ditemui di kampus STISIP Mbojo Bima di Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP, Vhiruz atau pemilik nama lengkap Ismadin mengatakan, tentang komentar Wakil Ketua DPR Kota Bima Sudirman Dj, SH yang diduga melecehkan nama baik Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Bima, khususnya kampus STISIP Mbojo Bima, sangat mengecam dan akan membalas dengan digelarnya aksi unjuk rasa berkekuatan 2.000 orang massa yang terdiri dari alumni, mahasiswa dan juga pihak lembaga kampus. 

"Cara komentar yang dilakukan oleh Wakil Ketua Dewan asal Partai Gerindra itu tidak mencermikan orang yang mewakili masyarakat atau kalangan intelektual di Bima. Sungguh, komentar Pak Sudirman itu tidak mencerminkan seorang pejabat atau anggota DPRD yang layak dihormati," tegas Ismadin, Minggu, 30 September 2018.

Ia mengaku. dalam aksi yang dilangsungkannya besok, pihak STISIP akan pusatkan di kantor DPRD Kota Bima. Sementara untuk semua kegiatan akademisi di kampus akan diliburkan besok dan seluruh mahasiswa, alumni maupun para dosen dan lembaga kampus akan turun aksi bersama dalam mempresure masalah ini.

"Massa besok diperkirakan akan lebih dari 2.000 orang. Massa aksi terdiri dari mashasiswa, alumni dan dosen yang akan bersama-sama mendatangi gedung DPRD Kota Bima dan menyampaikan aspirasnya di sana," beber dia. 

Ketua BEM STISIP Mbojo Bima, Ismadin. METROMINI/Agus Gunawan 
Bukan itu saja,  ia pun menegaskan bahwa, dalam mengadvokasi masalah ini, pihaknya akan menyampaikan surat ke Pimpinan Pusat Partai Gerindra agar dengan segera memecat Sudirman Djunaidin, SH karena tidak bisa menjaga nama baik dan kehormatan Partai di bawah asuhan Calon Presiden Prabowo Subianto. 

"Kami menilai komentar oknum wakil rakyat ini sudah menciderai dan menghina keberadaan Perguruan Tinggi yang ada di Bima. Kita akan layangkan surat ke Partai Gerindra meminta pemecatan terhadap setiap kader yang melakukan penghinaan pada lembaga STISIP Mbojo Bima maupun kampus di Bima pada umumnya," jelas dia,

Menanggapi permintaan maaf yang disampaikan Sudirman DJ. Ia mengaku, sebagai seorang muslim wajib dimaafkan, tapi secara hukum, tidak ada kata maaf bagi oknum anggota dewan ini. Ia menilai oknum anggota dewan yang semestinya harus memegang amanat rakyat ternyata tidak mampu menjaga nama baik Perguruan Tinggi yang ada di Bima. 

"Atas perbuatan dan komentar penghinaan oknum dewan tersebut. Kami meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bima, agar segera mungkin memproses Sudirman DJ, SH sesuai surat yang akan dimasukkan oleh Lembaga STISIP besok saat aksi berlangsung," p[aparnya. 

Selain itu, pihaknya juga akan mengawal laporan yang telah dilayangkan ke pihak Kepolisian. Intinya, sambung dia, kasus oknum anggota DPRD Kota Bima ini akan dikawal hingga tuntas.

"Dalam kacamata kami sebagai mahasiswa di Bima. Oknum Anggota Dewan ini harus diadili dan mendapat hukuman yang setimpal dan sebaiknya tidak usah lagi menjadi Anggota DPRD karena sering kali melukai masyarakat atau konstituen yang telah mengantarkannya sebagai wakil rakyat di Kota Bima," tandas dia. 

"Dan prinsipnya, kami tetap mengawal kasus ini sampai tuntas, sampai Sudirman Dj dipecat oleh partainya dan diadili sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku saat ini," tambah dia. (RED)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item