Seorang Petani Tembakau di Lotim, Tewas Ditembak Kawanan Perampok

M. Nuh (49) warga Dusun Dayen Kubur, Desa Rensing Bat, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lotim, korban petani tembakau yang ditembak kawanan perampok bersenpi hingga tewas di tempat, Sabtu, 15 September 2018. GOOGLE/www.lombokita.com
KABUPATEN LOMBOK TIMUR – Seorang warga dikabarkan meninggal dunia di Kabupaten Lombok Timur diduga ditembak kawanan perampok yang menggunakan senjata api (senpi) rakitan. Kejadian penembakan terhadap petani tembakau, M. Nuh (49) warga Dusun Dayen Kubur, Desa Rensing Bat, Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur (Lotim) ini terjadi sekitar pukul 04:30 WITA, Sabtu (15/9/2018) dini hari tadi.

Akibat penembakan tersebut, korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di sekitar tenda lokasi pengovenan tembakau yang berada dekat dengan pemukimannya itu. 

Dilansir dari situs www.lombokita.com mewartakan bahwa, kasus ini tengah ditangani aparat kepolisian. Dikabarkan pula, dalam kejadian ini, korban yang berada di lokasi tenda pengovenan tembakau tersebut, ditembak saat sedang istirahat. Korban istirahat di tenda itu, setelah bekerja mengoven tembakaunya bersama para pekerja. 

Dini hari tadi atau tak lama berselang saat korban dan pekerja istirahat di dalam tenda, pelaku yang diduga berjumlah tiga orang masuk ke dalam tenda sambil mengarahkan lampu senternya ke muka korban dan para pekerja. Para pelaku langsung mengacak-acak pakaian korban untuk mencari barang berharga.

"Pelaku sempat menuju korban yang masih dalam posisi tertidur. Mendengarkan kalimat tembak sudah dari salah seorang pelaku. Sehingga pelaku lainnya langsung menembak korban yang terdengar suara tembakan sebanyak satu kali," rilis www.lombokita.com, Sabtu (15/9/2018).

Setelah itu, para pelaku meninggalkan lokasi kejadian setelah menembak korban. Sementara itu, teman korban atau pekerja yang ada di dalam \tenda langsung berteriak maling sehingga keluarlah warga lainnya untuk membantu melakukan pengejaran terhadap para pelaku, Namun sayangnya, pengejeran tersebut tidak berhasil.

Sementara itu, korban yang terluka parah di bagian bawah ketiak kanan akibat dihantam peluru hingga tembus di bagian kirinya, belum sempat dibawa ke rumah sakit, ternyata korban sudah menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Di sisi lain, Kapolres Lotim melalui Kasubag Humas, IPTU I Made Tista membenarkan terjadi nyakejadian tersebut.

"Kami telah menerima laporan mengenai kasus curas yang terjadi di wilayah Polsek Sakra Barat yang menyebabkan seseorang meninggal dunia tersebut," ucap Made. (RED | WWW.LOMBOKITA.COM)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item