Dansatgas: Ini Sebagian Kegiatan Non Fisik di Arena TMMD Kecamatan Lambu

Dandim Bima Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra dan Ketua Persit KCK Cabang XXVII Cabang Bima Ny Betty Rachmawati Bambang KEP, S.Psi berpose bersama guru dan anak-anak TK Sekar Mutiara, Desa Lambu. Kecamatan lambu, Kabupaten Bima, Selasa (23/10/2018) lalu.  METROMINI/Dok
KABUPATEN BIMA - Ada belasan jenis kegiatan yang bersifat non fisik dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di wilayah Kodim 1608/Bima Tahun 2018 yang dipusatkan di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Dari belasan kegiatan tersebut, berikut beberapa kegiatan yang dihimpun redaksi Metromini dalam arena TMMD yang dilaksanakan menjelang hari ke sebelas di Kecamatan Sape dan Lambu, Kabupaten Bima:

Tabligh Akbar Dihadiri Ribuan Jamaah

Sebagai bentuk kegiatan pembinaan keagamaan. Dandim 1608/Bima yang juga selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra bersama masyarakat dan pemuda di Kecamatan Sape dan Lambu menggelar kegiatan Tabligh Akbar dan Zikir bersama. Kegiatan inji di pusatkan di halaman Masjid Ar-Rahman, Desa Rai Oi, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Sabtu (20/10/2018) malam lalu.

Tabligh Akbar dengan menghadirkan Penceramah Ustadz H. M. Adnin, SQ, M.Pd mengusung tema “Mewujudkan Generasi Muda Berkarakter dan Bertakwa, Menuju Desa Maju, Sejahtera dan Demokratis”. Kegiatan itu pun dihadiri sekitar 1.200 jemaah yang terdiri dari pelajar, pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama se Kecamatan Sape dan Lambu.

Turut hadir dalam acara itu, Kapolres Bima Kota AKBP Ida Bagus Made Winarta S.I.K, Danramil 03/Sape Kapten inf. Junaid, Kapolsek Sape AKP Syarifuddin Jamal dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Sape dan Lambu.

Dandim 1608/Bima yang juga selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih atas respon positif dari semua pihak sehingga kegiatan tabligh akbar di Kecamatan Sape dan Lambu dapat terlaksana dengan baik.

Bambang mengajak para jamaah untuk mengambil makna yang terkandung dalam Surat Al Asr bahwa manusia adalah kelompok yang merugi kecuali bagi mereka yang beriman dan beramal soleh.

Kegiatan Tabligh Akbar dan Zikir bersama yang di pusatkan di halaman Masjid Ar-Rahman, Desa Rai Oi, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Sabtu (20/10/2018) malam lalu. METROMINI/Dok
Ia berharap, agar apa yang pernah terjadi di masa lalu dapat dijadikan pelajaran untuk melangkah ke masa depan dengan mempersiapkan diri menghadapi segala tantangan yang ada.

"Kami pun berharap seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk membangun kembali semangat silaturrahmi dan menjalin kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat," ucap Dandim.

“Mari kita kembali membangun semangat silaturrahmi dan kerukunan dengan menjauhi hal-hal negatif sehingga akan tercipta kerukunan, keamanan dan kenyamanan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat,” sambung dia. 

Sementara itu selaku penceramah, Ustadz H.M Adnin mengatakan, kegiatan ini secara garis besar mengingatkan kepada ribuan jamaah yang hadir untuk menjauhi hal-hal yang negatif seperti minuman keras, narkoba dan perbuatan-perbuatan lain yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam dan hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Rebublik Indonesia.

Ustadz Adnin juga mengajak para orang agar mendidik anak-anak dengan ilmu agama, memberikan pembinaan dan mengawasi anak-anak sehingga akan terhidar dari perbuatan-perbuatan negatif.

"Mari kita semua menjaga agar yang dapat merugikan jangan dilakukan. Karena pemuda dan generasi muda merupakan tulang punggung bangsa dan negara," ucap dia.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan ikrar pemuda yang diwakili oleh ketua Forum Karang Taruna Kecamatan (FKT) se Kecamatan Sape dan Lambu yang berisi:

Kami warga Sape dan Lambu dengan ini berikrar: 
  • Setia kepada Pancasila, UUD 1945 dan Negara Kesatuan Republik indonesia. 
  • Menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah kami. 
  • Mewujudkan kerukunan hidup beragama, bermasyarakat dan berbangsa. 
  • Memperkuat kesetiakawanan sosial. 
  • Mendukung pembangunan dalam rangka kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan Tali Asih Warakawuri

Bhakti sosial dalam rangkaian hari ke 9 kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2018 ini dilakukan dengan memberikan tali asih kepada lima orang warakawuri, Selasa (23/10/2018) lalu.  METROMINI/Dok
Kegiatan non fisik lainnya di arena TMMD ke 103 di Kecamatan Lambu, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 1608/Bima menggelar kegiatan bhakti sosial dengan berbagi Tali Asih Warakawuri (Janda TNI) di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Selasa (23/10/2018).

Bhakti sosial dalam rangkaian hari ke 9 kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2018 ini dilakukan dengan memberikan tali asih kepada lima orang warakawuri lanjut usia. Para penerima bantuan ini bernama Kamlah (61) mengalami penyakit lumpuh, Halimah (57) mengidap penyakit stroke, Hafiah (60) penyakit lumpuh, Hafsah (57) penyakit Lumpuh dan Mar’ah (63 tahun).

Penyerahan bingkisan tali asih dilakukan oleh Ketua Persit KCK Cabang XXVII Cabang Bima Ny Betty Rachmawati Bambang KEP, S.Psi yang dilaksanakan di TK Sekar Mutiara, Desa Lambu. Turut pula kegiatan itu disaksikan oleh Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Danramil Sape Kapten Inf. Junaid, Aparat Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Ny. Betty Rachmawati mengatakan bahwa tali asih ini diberikan sebagai rasa simpati keluarga besar TNI khususnya Persit Kodim Bima kepada para istri-istri prajurit TNI yang telah berjuang membela Bangsa dan Negara meski nyawa sebagai taruhannya.

“Bantuan ini tentu tidaklah seberapa nilainya, namun yang terpenting ini sebagai wujud kepedulian kami kepada Warakawuri yang dulu sangat setia mendampingi sang suami sebagai seorang prajurit TNI dalam membela dan mempertahankan NKRI,” ungkapnya. 

Dandim Bima Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra dan Ketua Persit KCK Cabang XXVII Cabang Bima Ny Betty Rachmawati Bambang KEP, S.Psi bbersalaman dengan anak-anak TK Sekar Mutiara, Desa Lambu. Kecamatan lambu, Kabupaten Bima, Selasa (23/10/2018) lalu.  METROMINI/Dok
Sementara itu, Dandim 1608/Bima mengatakan, semangat dan kesadaran sosial seperti ini harus selalu dibudayakan agar kita memiliki jiwa sosial dan kemanusiaan yang tinggi.

“Kiranya kepedulian sosial seperti ini dapat menjadi contoh dan ajakan bagi saudara-saudara kita yang lain, untuk turut memikirkan dan memiliki rasa kepedulian terhadap sesama," ucapnya.

"Pemberian tali asih ini, hendaknya jangan hanya dilihat dari nilai dan harga barang tersebut, tetapi lihatlah sebagai salah satu bentuk perhatian kami sebagai warga dan Prajurit TNI,” sambung Dandim Bima.

Bambang menjelaskan, tali asih ini merupakan wujud kebersamaan seluruh keluarga besar TNI, khususnya Kodim 1608/ Bima sehingga dapat mempererat hubungan tali silaturrahmi diantara keluarga besar TNI yang sekaligus sebagai bentuk sentuhan kasih sayang TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 103 di Kecamatan Lambu.

Pembinaan Sepak Bola di Lambu

Serma Sukardin adalah anggota Satgas TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima saat memberikan materi latihan sepak bola kepada kesebelasan sepak bola yang ada di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Rabu (24/10/2018). METROMINI/Dok
Kegiatan nonfisik lainnya yang dilaksanakan Satuan Tugas (Satgas) TNI Manungggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 Kodim 1608/Bima di hari ke sepuluh, Rabu (24/10/2018) di Kecamatan Lambu yaitu memberikan materi latihan sepak bola kepada kesebelasan sepak bola yang ada di Desa Lambu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Bertindak sebagai pelatih adalah Serma Sukardin yang merupakan salah satu Satgas TMMD yang juga merupakan pelatih Persatuan Sepak Bola Bima (Persebi).

Latihan yang dihelat di lapangan sepak bola Desa Lambu itu cukup antusias diikuti oleh para pemuda Lambu yang tergabung sebagai pemain dalam tim kesebelasan sepak bola desa tersebut. Satu persatu materi dan tehnik sepak bola dijabarkan Serma Sukardin yang kemudian dipraktekan oleh para pemain dan diawasi juga oleh pelatih.

andim 1608/Bima Letkol Inf. Bambang Kurnia Eka Putra mengatakan, latihan sepak bolah adalah salah satu kegiatan nonfisik yang dilaksanakan dalam kegiatan TMMD lebih-lebih desa sasaran yaitu Desa Lambu dan Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

“Serma Sukardin adalah anggota Satgas TMMD ke 103 Kodim 1608/Bima. Dia juga adalah pelatih Persebi. Dengan spesialisasinya sebagai pelatih bola, memang kami persiapkan untuk memberikan latihan bagi tim sepak bola Desa Lambu,” kata Bambang.

Dandim menambahkah, kegiatan latihan sepak bola untuk tim sebelasan Desa Lambu tidak hanya pada hari ini saja, tetapi pertemuan akan dilakukan beberapa kali selama kegiatan TMMD

“Latihan akan dilaksanakan beberapa kali selama pelaksanaan TMMD,” ungkap Dandim.

Melalui kegitan nonfisik, Bambang berharap akan terjalin hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat. Kata dia, bukan hanya dalam kegiatan TMMD saja, tetapi hubungan itu harus tetap terjalin dalam kegiatan-kegiatan lainnya karena TNI dan rakyat adalah bagian yang tak terpisahkan.

“Semoga apa yang kita laksanakan bisa bermakna dan memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Lambu yang menjadi sasaran TMMD ke 103 tahun 2018 Kodim 1608/Bima,” harap Bapak tiga orang anak ini. 

Rapat Evaluasi Mingguan

Dansatgas TMMD ke 103 Yahun 2018, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra memimpin rapat evaluasi mingguan program TMMD. METROMINI/Dok
Komanda Satgas (Dansatgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra memimpin langsung rapat evaluasi mingguan program TMMD di Posko TMMD, Minggu (21/10/2018) lalu.

Dansatgas menjelaskan, seperti yang kita ketahui bahwa program TMMD ke 103 tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima dilaksanakan di dua desa yaitu, Desa Lambu dan Desa Soro, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

“Rapat evaluasi mingguan dilaksanakan sebagai upaya untuk meninjau kembali capaian program yang dilaksanakan selama satu minggu berjalan, baik program fisik maupun nonfisik,” kata Dandin Bima ini.

Dandim menegaskan sesuai dengan laporan sebelumnya bahwa secara umum kegiatan fisik yang dilaksanakan antara lain di Desa Lambu yakni, pembangunan Masjid Ar-Rahman, pembangunan 2 unit Poskamling, peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2500 meter dan peningkatan jalan alternatif yang menghubungkan Desa Lambu dengan Desa Nggelu sepanjang 3.200 meter.

Sedangkan di Desa Soro kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain pembangunan tempat pembuangan sampah (TPA), perbaikan Mushola dan pembangunan 1 unit Poskamling.

Sementara dalam kegiatan nonfisik ada 13 item program yang dilaksankan seperti penyuluhan Wasbang, penyuluhan bahaya Narkoba, penyuluhan perbankan, penyuluhan budaya rumput laut, penyuluhan KB, penyuluhan kesehatan, penyuluhan ketahanan pangan, penyuluhan kebudayaan dan pariwisata, penyuluhan hukum dan Ham, penyuluhan agama, penyuluhan sosial masyarakat, kemah bela negara dan hiburan pemutaran film perjuangan.

“Dari seluruh item kegiatan fisik dan nonfisik yang telah dilaksankan hari ini kami lakukan evaluasi kembali tentang kendala yang dihadapi seperti bagaimanan animo masyarakat dalam kegiatan dan peralatan yang digunakan dalam kegiatan,” kata Letkol Bambang.

Melalui rapat evaluasi, Bambang berharap masyarakat tetap memiliki animo tinggi untuk ikut berpartisipasi melaksanakan setiap kegiatan TMMD yang dilaksanakan bersama Satgas selama kegiatan.

Pada kesempatan itu, Dansatgas memberikan motivasi kepada Satgas yang bertugas agar tetap melaksanakan tugas dengan ikhlas dan penuh semangat.

“Mari kita sukseskan Program TMMD ke 103 tahun 2018 di wilayah Kodim 1608/Bima ini dengan ikhlas, penuh dedikasi dan penuh semangat. Bila ada kendala segera laporkan,” tutup Bambang. (RED | ADV)

Post a Comment Komentar Umum

Iklan Ideal Karaoke

Berita Terbaru

Fans Page Metromini

item